Takdir yang Menemukan Jalan Pulang

Takdir yang Menemukan Jalan Pulang

  • WpView
    Reads 25
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 8, 2026
WpInfo
Fiction
Fantasy
High Fantasy
Dark Fantasy
Magical Kingdoms
Ilya adalah gadis yang dikenal karena senyum hangatnya. Ceria, baik hati, cantik, dan mandiri, ia tumbuh di sebuah lingkungan yang religius dan penuh rasa kekeluargaan. Sejak kecil, Ilya selalu mengisi hari-harinya dengan berbagai kegiatan kreatif, mulai dari membuat dekorasi acara masjid, mendesain poster dakwah, hingga mengajarkan anak-anak mengaji dengan metode yang menyenangkan. Tak heran jika hampir semua orang di lingkungannya mengenal dan menyayanginya. Di lingkungan yang sama, hadir seorang pemuda bernama Ramdan. Wajahnya tampan, akhlaknya baik, dan dikenal sebagai sosok saleh yang menjadi dambaan banyak perempuan. Sejak pertama kali pindah ke lingkungan itu, perhatian Ramdan selalu tertuju pada Ilya. Ia mengagumi sosok gadis itu dalam diam, bukan hanya karena parasnya, tetapi juga karena ketulusan dan semangatnya dalam berbuat kebaikan. Namun, rasa itu tak pernah sempat ia ungkapkan. Ilya telah memiliki seseorang bernama Lukman, pria yang telah mengisi hatinya sejak lama. Mengetahui hal itu, Ramdan memilih menyimpan perasaannya rapat-rapat. Ia berusaha menerima kenyataan meski setiap kali melihat Ilya tersenyum bersama Lukman, ada doa yang diam-diam ia pendam agar gadis itu selalu bahagia. Hari demi hari berlalu hingga kabar pernikahan Ilya dan Lukman mulai terdengar. Ramdan menyiapkan dirinya untuk benar-benar melepaskan perempuan yang selama ini ia cintai dalam diam. Baginya, mencintai tidak selalu berarti memiliki. Namun takdir ternyata memiliki cerita yang berbeda. Menjelang pernikahan, Lukman justru pergi meninggalkan Ilya, membuat gadis itu harus menghadapi luka terdalam dalam hidupnya. Dunia yang selama ini ia bangun seakan runtuh dalam sekejap. Di saat semua orang hanya mampu memberikan simpati, Ramdan hadir tanpa membawa janji-janji manis. Ia memilih menemani Ilya dengan kesabaran, menghormati setiap luka yang belum sembuh, dan membuktikan cintanya melalui tindakan, bukan sekadar kata-kata. Perlahan, Ilya belajar bangkit. Ia menemukan kembali
All Rights Reserved
#1
ilya
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ibu Tiri Menolak Mati di Kehidupan ke-7
  • The Duke's Red String (Lengkap - Pre Order)
  • ROSALINE - I will be The Real Antagonist
  • Transmigrasi Menjadi Seorang Figuran (TAMAT)
  • Sin of The Villainess
  • EVAELGA: OBSESI BRONDONG
  • Transmigrasi: The Villain's Stepmother
  • A Family of Villains
  • Rumah Untuk Sang Tiran (Tahap Revisi)
  • AS : The Side Character's Rebirth

Enam kali mati dibunuh tepat di usia 22 tahun. Di kehidupan ketujuh, Ravenna menolak menjadi mangsa. Sebagai seorang mantan pendidik, Ravenna tahu cara terbaik menghukum orang bodoh bukanlah dengan air mata, melainkan dengan merampas apa yang paling mereka hargai. Maka, ia membatalkan pertunangannya dengan Putra Mahkota secara elegan, mengosongkan brankas ayahnya, dan menyerahkan diri kepada pria paling berbahaya di benua itu-Grand Duke Alaric von Blackwood, sang Monster Utara. Tawarannya sangat sederhana: "Jadikan aku istri kontrak selama lima tahun. Aku akan mendidik dua anakmu dan menjadi perisai politik dari hukum Istana. Setelah anak-anakmu aman, ceraikan aku dengan pesangon emas." Bagi Ravenna, ini hanyalah transaksi bisnis. Ia hanya ingin selamat dari maut dan pensiun dengan tenang. Namun, logika dan rencananya gagal meramalkan satu hal... Dua anak tiri yang konon 'monster' itu kini menangis memeluk kakinya, enggan dilepaskan. Sementara sang Grand Duke yang terkenal berhati beku? Pria itu menatap Ravenna dengan sorot posesif yang menggelapkan akal sehat. "Kau yang memulai permainan ini, Istriku. Jangan harap aku akan melepaskan apa yang sudah menjadi milikku."

More details
WpActionLinkContent Guidelines