AsmaraAsrama [FatRose]

AsmaraAsrama [FatRose]

  • WpView
    Reads 4,902
  • WpVote
    Votes 740
  • WpPart
    Parts 23
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Sep 30, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Happy Ending
Romantic Comedy
Follow dulu akunnya baru baca! Di balik aturan ketat dan tembok yang sama, ada rasa yang tumbuh secara diam-diam. ​Pertemuan yang tak disengaja di lorong sunyi, tatapan singkat di antara barisan, serta perhatian kecil yang tersembunyi di balik formalitas tempat tinggal ini perlahan mengubah segalanya. Berada di bawah atap yang sama tak lantas membuat jalan mereka mudah-ada sekat aturan yang melarang, pandangan orang lain yang harus dijaga, dan gengsi yang enggan mengalah. ​Ketika batas antara kewajiban dan perasaan kian mengabur, apakah kisah cinta yang tumbuh di dalam asrama ini sanggup bertahan, atau justru harus tenggelam demi menjaga sebuah ketertiban? ​Bagaimana, apakah nada dan fokus ceritanya sudah pas dengan bayanganmu?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Siap-siap Jadi Ibu
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • SENTUHAN TERLARANG KOMANDAN SUAMIKU ( DEWASAAA 21++++ )
  • Night Calls
  • Out of Reach (Selesai)
  • (Not) BELONG TO YOU
  • Sweetly Tied
  • Círculo del Destino
  • The Last Yes!
  • Under The Authority Of Senopati

Sejak awal pernikahan, Vanila Anggraini sudah menegaskan satu hal: dia memilih childfree. Namun suatu malam, sepulang dari kantor, Vani disuguhi adegan perselingkuhan suaminya, Riki. Tepat di dapur rumah mereka sendiri. Vani hanya menyapa dingin, lalu mengunci diri di kamar, menangis sepuasnya. Dia patah hati, sekaligus sadar bahwa ego laki-laki untuk memiliki keturunan memang tidak akan pernah bisa dia penuhi. Vani menolak luka dan menjadi seorang workaholic. Di tengah tumpukan pekerjaan yang tiada habisnya itulah ia bertemu dengan Danuarta. Klien duda, anak satu. "Boleh aku panggil Ibu?" Vani sempat tertegun beberapa detik sebelum akhirnya tertawa garing, berusaha mencairkan kekakuannya sendiri. "Hahahaha... boleh, boleh banget, kok." Siapa sangka, tingkah absurd remaja itu justru pelan-pelan membuat keduanya dekat, persis seperti Ibu dan Anak. Tanpa sadar juga menarik Vani semakin jauh ke dalam kehidupan sang duda. Setelah setahun mengenal, Vani kembali mengenakan cincin di jari manisnya, juga resmi memegang peran baru yang paling ia hindari dulu. Menjadi seorang Ibu. 🥇 Metropop 🥈 Duda 🥉 Comedy

More details
WpActionLinkContent Guidelines