Bunga Kina Untuk Ningsih

Bunga Kina Untuk Ningsih

  • WpView
    Reads 59
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 16, 2026
WpInfo
Fiction
Historical
19th Century
Romance
Slow Burn
Di Bawah Kabut Ciremai, Cinta dan Tanah Kelahiran Mempertaruhkan Harga Diri. ​Tahun 1885, ketenangan Desa Pasir Cipta runtuh saat pemerintah kolonial menyita tanah rakyat demi perkebunan kina milik Tuan Van Der Berg. Ningsih, gadis pengulik herbal yang pemberani, bersumpah mempertahankan warisan leluhurnya meski harus terseret ke dalam lingkaran konflik. Namun, takdir mempertemukannya dengan Willem-putra pemilik perkebunan yang menyimpan penyesalan mendalam-serta Asep, pemuda lokal yang mengobarkan api perlawanan. ​Di tengah wewangian tanah basah, intrik kekuasaan, dan rahasia yang tersembunyi di balik kabut, Ningsih harus memilih: mempercayai cinta yang terlarang atau terus bertaruh nyawa demi tanah Pasundan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Can We Fall in Love in October?
  • Broken Porcelain
  • Pewaris yang Tak Terlihat {TAMAT}
  • Please, Say Goodbye
  • 18 HOURS
  • Whatever Happens [Miniseri]
  • Love Never Dies
  • Penyesalan
  • Seven Days Before
  • ANDHARA

Setelah patah hati terbesarnya, Rania mengubah cara pandangnya tentang cinta. Ia memulai kehidupan barunya di Jakarta. Hari-harinya dipenuhi dengan tumpukan naskah, tenggat waktu, dan secangkir kopi. Hidup di tengah hiruk-pikuk kota, Rania menemukan kehangatan dan ketenangan yang belum pernah ia rasakan sebelumnya di sebuah library cafe. Di tempat itulah Rania bertemu dengan Ammar. Pertemuan mereka bermula dari obrolan ringan tentang buku yang Rania baca. Sayangnya, pertemuan sederhana itu menjadi kali pertama dan terakhir Rania dan Ammar berjumpa. Mereka tidak sempat bertukar nomor untuk tetap terhubung, hanya nama panggilan dan percakapan yang menjadi pengingat. Rania kehilangan jejak Ammar.

More details
WpActionLinkContent Guidelines