Matahari tenggelam ke dasar lautan, tak pernah bangkit sejak hari itu. Rumah sederhana yang tadinya penuh cahaya sekarang tertutup lara dan keegoisan makhluk Tuhan.
Sebagian orang menyukai laut karena keindahannya, debur ombak menyapu semua masalah, menghilangkan sejuta penat menggantung. Bukan berarti tidak ada orang yang membenci laut, laut merenggut cahaya, airnya membuat sesak, birunya membuat kabut.
"Jangan salahkan laut," Kalimat berulang di benak, kata maaf tak lagi diterima, "selamat tinggal" menjadi penentu utama. Menyerap suara hangat di suatu rumah, menciptakan duka abadi.
PERINGATAN‼️
Ini murni karangan semata, tidak ada unsur merendahkan seseorang atau menjelekkan seseorang. Umur menjadi penentu bacaan cerita, mohon bijak selama membaca dan tidak membawa dunia nyata (kecuali yang bersangkutan) ke dalam bacaan.
Sincerely, projecka.
JKT48 FAN FICTION
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang