Menjadi dosen di universitas ternama seharusnya membuat hidup Min Yoongi tenang. Mengajar, meneliti, pulang, lalu tidur. Sayangnya, semua ketenangan itu hancur sejak Park Jimin, dosen Fakultas Seni Tari yang cerewet, usil, sekaligus musuh bebuyutannya, muncul di kampus. Setiap hari selalu ada perang kecil. Mulai dari saling berebut ruang kelas, adu argumen saat rapat dosen, saling sindir di grup WhatsApp fakultas, hingga perang tatapan di kantin hanya karena potongan ayam terakhir. Seluruh dosen sudah hafal dengan kebiasaan mereka.
"Kalau hari ini kampus sepi, berarti Yoongi dan Jimin belum ketemu."
Namun, takdir benar-benar punya selera humor yang aneh. Kedua keluarga mereka ternyata sudah menjodohkan Yoongi dan Jimin sejak lama. Tanpa bisa menolak, dua musuh yang bahkan tidak bisa mengobrol lima menit tanpa berdebat itu dipaksa menikah. Sejak resmi menjadi suami, kekacauan justru semakin menjadi-jadi. Yoongi membuat aturan rumah setebal skripsi. Jimin melanggarnya sebelum aturan itu selesai dibaca. Yoongi menyimpan camilan di lemari terkunci. Jimin berhasil menemukan kuncinya dalam waktu lima menit. Di kampus mereka pura-pura profesional, tetapi begitu sampai rumah, perang dunia ketiga langsung dimulai. Para sahabat mereka Namjon, Seokjin, Taehyung, Jungkook, Hoseok, dan Minki hanya bisa menjadi penonton sekaligus korban dari tingkah pasangan paling absurd itu. Di balik pertengkaran yang tak ada habisnya, perlahan muncul perhatian kecil yang tidak pernah mereka sadari. Mungkinkah perjodohan konyol ini berubah menjadi kisah cinta yang manis? Atau justru seluruh kampus akan lebih dulu menyerah menghadapi tingkah dua dosen yang hobi bertengkar tetapi diam-diam tidak bisa hidup tanpa satu sama lain?.
Karena terkadang... musuh yang paling menyebalkan justru berakhir menjadi suami yang paling dicintai.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang