My Life (ON EDITING)

My Life (ON EDITING)

  • WpView
    Reads 21
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 1, 2016
Aku besar di keluarga berkecukupan. Bisa dibilang golongan atas. Kami hampir tidak pernah kesulitan uang. Walau jumlah anggota keluarga kami banyak. Mama wafat saat aku masih kecil. Tumor akut. Lalu, papa menikah lagi dengan seorang 'iblis' yang memendam dalam tubuh seorang wanita sok baik. 'Iblis' baru ini selalu bilang pada kami uang itu penting. Untuk mendapatkan uang, kami harus mendapatkan pekerjaan yang bagus, posisi penting jika bisa dibilang. Tentu, untuk mendapat pekerjaan seperti itu harus memiliki ilmu dan keterampilan yg memadai. Hal itu yang mengangkat harkat martabat kami. Bahwa kami tidak berarti tanpa uang. Aku percaya itu selama hampir setengah umurku. Sampai suatu hari, papaku mendatangiku di masa remaja. Dia bilang, aku bisa melakukan apa pun dengan hidupku. Dia bilang jika aku cukup cerdas dan baik untuk memilihnya, jika aku mau memperjuangkannya, mencintai yang kulakukan, membuatnya bermanfaat bagi orang lain. Sejak saat itu, aku memutuskan. Aku ingin diingat atas apa yang kulakukan semasa hidupku. Riwayat hidupku. Bukan uang yang kuhasilkan.
All Rights Reserved
#512
lily
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • philopobhia
  • Forever Alone (Sudah Terbit)
  • Paradise
  • Different [END]
  • Memorable
  • Stay Alive [TAMAT]
  • Flutterby
  • FARZAA
  • KILL TG IMMEDIATELY[END]

Setiap orang pasti ingin mempunyai jalan hidup yang sempurna, seperti setelah tamat SMA kuliah, kemudian lulus tepat waktu, mendapatkan pekerjaan dengan gaji yang diharapkan, jatuh cinta, menikah diusia 25 tahun, punya anak yang lucu-lucu Ya seperti itulah mungkin yang diidam-idamkan oleh kebanyakan kaum hawa, atau hanya aku saja? Tapi pada kenyataannya hidup ini tidak seindah apa yang kita bayangkan Ya... aku harus terima hanya lulusan SMA karena orang tuaku tidak mampu untuk membiayai kuliahku. Bekerja dengan gaji yang tidak sampai UMR, dan membantu keuangan keluarga. Bukan mengeluh sich, hanya saja melihat teman-teman lain yang bisa lulus kuliah dan bisa bekerja di suatu perusahaan membuatku merasa Yaaa... begitulah And I'm still jomblo di usiaku yang sudah 27 tahun ha.. ha... ha... sudah jauh dari apa yang aku impikan selama ini Well... it's okay. I'm singlenya and Verry happy Aku cukup bahagia dengan teman-temanku, paling tidak satnight ku tidak sampai jadi sadnight-lah ha.. ha.. ha.. Sampai suatu hari aku bertemu dengan seseorang yang merubah hidupku. Dan sampai pada akhirnya aku mempunyai suatu pobhia yang dinamakan Philophobia. Dan... Inilah kisahku

More details
WpActionLinkContent Guidelines