Alergi Jodoh (2MIN)
Di Perumahan Taman Cempaka, Lino terkenal sebagai cowok yang paling "alergi jodoh".
Teman-temannya sudah satu per satu menikah, sementara Lino justru semakin santai menikmati hidupnya sendiri. Baginya, jodoh, pernikahan, dan segala macam drama rumah tangga adalah hal yang sebaiknya dijauhi sejauh mungkin.
Sayangnya, kedua orang tua Lino mulai kehilangan kesabaran.
Setiap kali ditanya soal pasangan, Lino selalu punya seribu alasan untuk menghindar. Sampai akhirnya, orang tuanya mengambil keputusan sendiri-menjodohkannya dengan Seungmin.
Seungmin datang dengan sikap tenang, percaya diri, dan terlalu santai untuk ukuran seseorang yang baru saja dijodohkan dengan pria yang terang-terangan tidak percaya pada jodoh.
"Lin, kapan nikah?"
"Gue alergi jodoh. Jangan bahas itu."
"Kalau jodohnya Seungmin?"
"...Gue lebih alergi lagi."
Seungmin hanya tertawa kecil.
"Sayangnya, alergi lo nggak bisa bikin gue pergi."
Lino mulai sadar, masalahnya bukan lagi bagaimana cara menghindari Seungmin.
Masalahnya adalah Seungmin selalu berhasil membuatnya bertahan.
"Lo boleh alergi banyak hal," ujar Seungmin pelan, "tapi jodoh? Gue obatnya."
Lino menatapnya tidak percaya.
"Gue nggak percaya jodoh."
Seungmin tersenyum tipis.
"Gue juga nggak maksa lo percaya."
"Terus?"
"Tapi gue nggak mau lo pergi jauh dari gue."
Dan untuk pertama kalinya, Lino tidak punya jawaban untuk membantahnya.