We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
INTERTWINE Winter Tastes Like Hot Chocolate (Tianyue Shuyuan)

INTERTWINE Winter Tastes Like Hot Chocolate (Tianyue Shuyuan)

  • WpView
    Reads 73
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Aug 5, 2026
WpInfo
Fanfic
Alternate Universe (AU)
Crossover
Band and Group
Webtoons and Comics
"Kau....Kau harus mengganti susu cokelatku!!" Jerit Li Shuyuan serak karena tangis, namun nadanya tegas. "Tahu tidak... Itu hadiah tahun baru dari ibuku. Aku bahkan belum sempat meminumnya." Jemarinya masih mencengkeram mantel wol tebal itu dan cukup untuk menyampaikan betapa hancurnya hati remaja 16 tahun itu. Liu Tianyue, pemuda yang baru saja tanpa sengaja menyerempet tubuh Li Shuyuan dengan mobil mewah miliknya, terpana sesaat. Dunia yang biasanya berjalan sesuai skenario yang membosankan dari orang miskin mencari celah, orang kaya yang melempar uang. Ia sudah menyiapkan kata-kata sinis di lidahnya, siap menuduh remaja ini sebagai penipu kelas teri yang sengaja menjatuhkan diri demi uang asuransi atau ganti rugi murah. Tatapannya tajam penuh penghakiman. Namun, saat menatap air mata tulus dan kecantikan rapuh Shuyuan yang lebih bersedih atas hilangnya kehangatan minuman itu daripada luka fisiknya, tembok es di hati Tianyue retak untuk pertama kalinya. Sinisme Tianyue runtuh, digantikan oleh rasa kagum akan kecantikan alami di balik pipi memerah kedinginan dan mata yang bengkak karena air mata. Rasa penasaran itu menguat mengiringi ketertarikan mendalam pada keberanian serta kepolosan remaja tersebut. Mereka tidak pernah tahu bahwa pertemuan tak sengaja ini adalah awal dari musim semi yang akan datang. Mereka juga belum sadar bahwa setelah bunga mekar, daun-daun gugur harus terlebih dahulu jatuh sebelum memulai musim dingin selanjutnya. Di tengah heningnya salju yang mulai mencair, bayang-bayang dari musim yang akan datang menyelinap masuk ke dalam pikiran mereka. Apakah kehangatan yang mereka temukan di tengah salju akan bertahan ketika badai kehidupan datang? Akan cukupkah perasaan yang lahir dari tumpahan cokelat manis itu untuk menahan beratnya ekspektasi dunia? Atau akankah mereka seperti daun-daun di musim semi yang terjalin indah sesaat, sebelum akhirnya terpisah oleh angin musim gugur dan waktu yang tak kenal ampun?
All Rights Reserved
#35
firstlove
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Love me or die
  • TOXIC BOYFRIEND
  • Given || Ju Jihoon
  • I'm Not Just a Figuran
  • Possessive Male Lead
  • The Unseen Little Guest [TingMeen]
  • Same, But Not
  • Journey
  • The Threads We Left Behind {Marjames / JJujami}
  • Skripsi Dan Buku Nikah

"Gila! Axelio benar-benar sakit jiwa!" umpat Yura keras-keras pada kamar kosnya yang sepi. Bagaimana tidak? Axelio Valcrest, sang antagonis pria berdarah dingin, jatuh cinta pada pandangan pertama kepada Arcelia , si female lead yang berhati malaikat. Cinta yang semula indah berubah menjadi obsesi gelap yang mengerikan. Karena cintanya ditolak-sebab Arcelia mencintai sahabat kecilnya, Elvano sang male lead utama-Axelio tanpa ragu menghabisi Elvano dan mengurung Arcelia di dalam mansion mewahnya yang menyerupai sangkar emas. Namun, yang paling membuat Yura meradang adalah nasib tunangan Axelio, Ravena Dracarys. Sebagai antagonis wanita, Ravena begitu terobsesi pada Axelio. Puncaknya, hanya karena Ravena menampar Arcelia demi mempertahankan harga dirinya, Axelio tanpa belas kasihan mengeksekusi tunangannya sendiri. Perut Yura tiba-tiba berbunyi nyaring, memutus untaian kekesalannya. "Aduh, lapar lagi. Keluar bentar deh, di depan gang biasanya masih ada yang jual nasi goreng." Sambil bersenandung kecil untuk mengusir sepi, Yura berjalan menyusuri trotoar malam yang lengang. Dia baru saja hendak menyeberang jalan ketika seberkas cahaya silau memedihkan matanya dari arah samping. Tinnnnnnnnnnn! "Ravena... Sayang, bangun..." Gila! Gue transmigrasi?! jerit Yura dalam hati. "Axel, aku ingin membatalkan pertunangan kita." "Ravena Dracarys..." Axel berbisik rendah, suaranya terdengar seperti seringai iblis yang merayap di kulit. "Kau pikir... kau siapa bisa memutuskan untuk membatalkan pertunangan ini secara sepihak, hm?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines