Dangerously Close

Dangerously Close

  • WpView
    Reads 222
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Aug 5, 2026
WpInfo
Fiction
LGBTQIA+
Gay
Bisexual
Romance
"Tangkap dia." Hanya dua kata itu yang mengawali misi paling berbahaya dalam hidup Inspektur Evan Abrian. Menyamar sebagai pelayan di Greetina CLub demi mendekati Deko axen-pemimpin organisasi kriminal Dominion-terdengar sederhana di atas kertas. Namun semakin lama ia berada di dekat pria itu, semakin ia sadar bahwa semua langkahnya seolah telah dibaca sejak awal. Greetina CLub hanyalah awal. Markas yang selama ini mereka incar ternyata bukan markas Dominion yang sebenarnya. Saat seluruh jejak komunikasi Evan menghilang dalam semalam, Unit Silent Wolf menyadari satu hal yang terlambat... Mereka telah kehilangan orangnya. Terjebak di dalam mansion milik Deko, Evan dipaksa memainkan permainan yang aturannya dibuat oleh seorang pria yang selalu selangkah lebih maju. Di sisi lain, Deko juga mulai menyadari sesuatu yang seharusnya tidak pernah ia rasakan. Obsesi. Di dunia yang dipenuhi kebohongan, pengkhianatan, dan darah, siapa yang lebih dulu kalah? Sang pemburu... atau mangsanya?
All Rights Reserved
#754
bl
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • After the Fall
  • ELION (bl)
  • PEPINDHAN: Wadana lan Soca
  • Talk to us, Ducky boy's! | Transmigrasi
  • "Liburan" Bonus Suami
  • Trouble Maker
  • Desa Jragat [End] [Revisi]
  • Target Si Supir
  • MOMMY || Hyeonkeon
  • Lysander Lowell De Villiers

Zein Alastair Lucien Ashton. Ketika dia masih kecil dan masih belum mengerti apa-apa, seluruh anggota keluarganya pergi meninggalkan dia untuk membawa kakak keduanya yang saat itu sakit parah berobat ke luar negeri dan dia ditinggalkan bersama para pekerja di rumah besar keluarga mereka. Zein tumbuh tanpa figure keluarga, hanya dibesarkan oleh para pelayan. Dia anak baik dan ceria meskipun tumbuh tanpa keluarganya. Mereka pulang sekali dalam beberapa tahun dan setiap kepulangan mereka langsung disambut dengan baik oleh Zein, namun mereka berubah... Entah karena tak lagi merasa sayang karena sudah lama tak bersama ataukah karena ada sosok yang lebih butuh daripada Zein. Hingga akhirnya setelah sebelas tahun berlalu, si anak tengah dinyatakan sembuh dari penyakitnya. Mereka memutuskan untuk pulang, mengejutkan Zein dengan kepulangan mereka sambil membawa banyak sekali hadiah untuk si bungsu dan berbagai rencana kegiatan yang akan mereka lakukan. Namun hari itu, saat mereka tiba... Tidak ada sambutan, tidak ada pelukan. Suasana rumah besar itu sepi tanpa kehadiran Zein. Mereka bertanya-tanya, ke mana anak itu pergi? Namun para pelayan hanya mengatakan bahwa sang tuan muda tak pernah pulang dalam waktu beberapa bulan terakhir. Bukan karena dia kabur dari rumah, bukan karena dia pergi untuk kebebasan dalam kenakalannya. Tapi dia pergi karena 'Mentalnya' harus mendapatkan perawatan. Sebuah kejadian di suatu hari yang suram membuat Zein kehilangan kewarasannya hingga semua pelayan memutuskan untuk mengirimnya ke sebuah tempat yang bernama 'Rumah Sakit Jiwa.' Dan lebih dari semua itu, keluarganya tidak mengetahui apa pun selama ini. #1Trauma🥇 #1Mental🥇 #1Keluarga🥇 #1Zein🥇 #1Brothership🥇 #1Bungsu🥇 #1Adik🥇 Ditulis pada Senin, 19 Januari 2026- Rabu, 03 Agustus 2026 Dipublikasikan pada Senin, 16 Maret 2026-

More details
WpActionLinkContent Guidelines