We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Kisah Koloni Hope's Peak

Kisah Koloni Hope's Peak

  • WpView
    Reads 55
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Aug 13, 2026
WpInfo
Fanfic
HOPE'S PEAK: Takdir Terakhir Para Bintang Lima tahun setelah fajar kemenangan, Hope's Peak-benteng kedamaian tempat CORTIS dan TXT membangun ulang sisa peradaban-kembali lumat dalam neraka saat ancaman lama dari pangkalan Jeju datang menagih bayaran; dipaksa bertarung melawan sahabat yang diubah menjadi monster bio-senjata dan cengkeraman Leviathan zombi raksasa dari kedalaman samudra, Juhoon harus merilis seluruh potensi kekuatan Hybrid-nya demi melindungi garis pertahanan terakhir kemanusiaan sebelum tempat yang mereka sebut rumah musnah selamanya. Cast: Cortis ft.TXT Start: 04-08-26 End: -
All Rights Reserved
#72
zombie
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cupiditas Vitae [END]
  • Journey
  • KERSA NARENDRA
  • Rewriting The Villain (END)
  • FRIEND'S? - KRATINGMEEN
  • Given || Ju Jihoon
  • ENEMY [Keonhyeon]
  • I'm Not Just a Figuran
  • Skripsi Dan Buku Nikah
  • Love me or die

Rio hanya ingin hidup tanpa memperdulikan penolakan yang selalu mengikuti langkahnya. Hidup dioper dan dieksploitasi adalah bagian hidupnya. Harusnya ia sudah mati. Entah akhirnya akan tenang atau malah terjebak di dimensi yang lebih mengerikan daripada hidupnya sekarang. Tapi dia kembali membuka mata. Di dua bulan sebelum kematian datang menjemputnya. Waktu terlalu singkat. Rio memutuskan dengan cepat. Dia masih punya kesempatan untuk lari dan hidup, kan? Sebuah skenario yang janggal untuk sebuah ketidaksengajaan membuatnya bertemu dengan sahabat ayahnya, yang memberikan secercah harapan akan tempat berteduh yang aman. Rio tidak pernah punya harapan yang rakus. Ia hanya ingin bertahan hidup. Benar-benar tidak tahu bahwa kenyamanan juga memaksanya untuk terluka dan berlapang dada.

More details
WpActionLinkContent Guidelines