The things we never said

The things we never said

  • WpView
    Membaca 1,027
  • WpVote
    Vote 176
  • WpPart
    Bab 7
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sen, Agt 31, 2026
WpInfo
Fiksi Penggemar
BTS
Alternate Universe (AU)
K-pop
Aksi dan Thriller
They once believed that love alone would be enough to keep them together. But the harder they tried to hold on, the more everything slowly fell apart-secrets left untold, promises left broken, and pain buried so deeply that it eventually turned into distance. She continued to love him, even when she was no longer the one he chose. Meanwhile, he only realized how much she meant to him after he had already lost the chance to keep her. Caught between memories that still lingered and a goodbye that never truly ended, they had to make a choice: fight for a love that had already been wounded, or let each other go even when their hearts were not ready. Because sometimes, two people can love each other sincerely-and still not be meant to be together. ©2026 a written by imyourneea
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#25
kimtaehyung
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • 𝐌𝐑. 𝐊𝐈𝐌 𝐓𝐀𝐄𝐇𝐘𝐔𝐍𝐆
  • Meet me in Dreamland
  • The Gentlemen (El Hidalgo)
  • ONESHOOT✔
  • 𝐁𝐄𝐓𝐖𝐄𝐄𝐍 𝐋𝐎𝐕𝐄 𝐀𝐍𝐃 𝐕𝐄𝐍𝐆𝐄𝐀𝐍𝐂𝐄
  • Torn Hearts
  • RYU TAEHYUNG
  • ETHEREAL
  • DIFFERENT PRINCESS [BBH]
  • THE OBSESSIVE CONTRACT | BBH ✔️

🅾🅽 🅶🅾🅸🅽🅶 ••• Selama dua tahun terakhir, Min Sohyun hidup seperti barang dagangan. Diperjualbelikan berkali-kali di rumah lelang ilegal, berpindah tangan dari satu pemilik ke pemilik lain, diperlakukan tak ubahnya hewan peliharaan yang mahal. Hingga suatu malam, seorang pria tampan berwajah dingin membelinya dengan harga yang tak terbayangkan. Tanpa sepatah kata kasar, ia membawa Sohyun ke mansion megah yang terasa hampa dan beku, seolah tak pernah dihuni jiwa manusia. Di sana, tidak ada pukulan, tidak ada hinaan, tidak ada permintaan untuk memuaskan nafsu. Sohyun diberi makanan, pakaian bersih, kamar yang nyaman, dan kebebasan bergerak di dalam batas-batas yang ditentukan, seolah gadis itu hanyalah benda yang harus tetap hidup dan utuh di bawah pengawasan. Tak ada penjelasan, tak ada ancaman, dan tak ada emosi. Semakin hari, kebingungan Sohyun semakin dalam. Mengapa pria ini membelinya dengan harga selangit jika hanya untuk membiarkannya bernapas begitu saja. --- [FOLLOW SEBELUM BACA]

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan