We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Serlok, Tak Parani. [HoonJames]

Serlok, Tak Parani. [HoonJames]

  • WpView
    Reads 782
  • WpVote
    Votes 120
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published about 22 hours ago
WpInfo
Fiction
Romance
Mereka ga pernah keliatan kaya pasangan yang lagi kasmaran. Lebih sering keliatan kaya dua orang yang dipaksa tinggal serumah terus ga ada yang mau ngalah. Yang satu hobinya ngomel. Yang satu hobinya bikin orang ngomel. Anehya, tiap hari diulangin. Juhoon selalu punya cara buat bikin James naik darah. James juga selalu punya stok omelan baru buat dilempar ke Juhoon. Orang luar sering bingung. Kalau ketemu mereka lagi ribut, pasti mikir, "Ini beneran suami-istri?" Padahal yang lebih aneh lagi... Mereka ga pernah bosen. Seolah rumah itu emang hidup dari suara James yang ngomel-ngomel dan Juhoon yang sengaja nyari perkara. Sore itu juga ga jauh beda. James berdiri di teras sambil ngeliatin jalan depan rumah. Mukanya masih jutek. Bibirnya ditekuk tipis, jelas lagi nyimpen bete yang bahkan Juhoon sendiri ga yakin penyebabnya apa. Juhoon keluar nyusul. Langkahnya santai. Berdiri ga jauh dari James, lalu nyender di tiang teras. "Woy, istri." Juhoon, James buang pandangan. Ga mau natap Juhoon. "Pinter banget nyuekin gw. Kalau gw ga ada nyariin gw." Juhoon, "Brisik!" James, "Kenapa sih?" Juhoon, "Masih bete?" Juhoon, "Ga." James dengus kasar. "Yaelah, bini gw." Juhoon, "Diem lu. Gosah ngomong ama gw. Bikin makin bete aja." James, Juhoon cuma ngangguk kecil sambil terkekeh ringan. Ga maksa James buat jawab lagi. Ga juga ninggalin teras. Dia tetep berdiri di situ, nemenin James ngeliatin jalan yang dari tadi ga ada menariknya. Kadang hubungan mereka emang sesederhana itu. Ga banyak kata manis. Ga banyak sentuhan romantis. Yang ada cuma kebiasaan buat tetap tinggal. Tetap nyamperin meski diusir. Tetap nemenin meski dicuekin. Dan tetap pulang ke orang yang sama, walaupun sambutan pertama yang didapat selalu omelan. Mungkin cinta mereka ga pernah terdengar romantis. Tapi kalau suatu hari salah satunya beneran berhenti manggil, berhenti nyariin, atau berhenti bikin kesel... Barangkali justru di situlah rumah itu bakal terasa paling sepi.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  •  𝐂𝐑𝐔𝐒𝐇 𝐎𝐍 𝐘𝐎𝐔
  • Chasing my senior (Keonjames)
  • The Alpha He Never Was
  • Liés
  • The Tyrant's Redemption
  • sukinanda??! ( 𝗵𝗼𝗼𝗻𝗷𝗮𝗺𝗲𝘀 )
  • The Art of Sin ♧ 𝕮𝕷𝕽𝕿𝕴𝕾
  • The Afterlife Club | CORTIS x School Spirits
  • maybe, i miss you [hoonjames]
  • In the End I Still Choose You

kalo suka sama orang, harusnya itu nyatain atau pendam sihh.... . . . . . . . . . " TAPI.. masalahnya gua GENGSIAN.. " . . . . . . . . . WARMING ⚠ -BXB -HOMOPHOBIC MENJAUH -TOXICROMENCE -POSESIF -OBSESI DIKIT -AGAK DRAKROMENCE -JUHOON = TOP -JAMES = BOT

More details
WpActionLinkContent Guidelines