DIANTARA 2 TANAH (hiatus)

DIANTARA 2 TANAH (hiatus)

  • WpView
    Reads 117
  • WpVote
    Votes 28
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Aug 12, 2026
WpInfo
Fiction
Action and Thriller
War and Military
1938, Hindia belanda terkadang, musuh terbesar bukanlah orang yang berdiri di seberang, Melainkan sejarah yang menempatkan mereka di dua tanah yang berbeda. Sebuah kisah tentang perjuangan, kehilangan, pengkhianatan, dan harapan-ketika cinta tumbuh di tengah tanah yang terus diperebutkan. Sebab tidak semua perang dimenangkan dengan senjata. Sebagian dimenangkan oleh mereka yang memilih tetap bertahan, meski harus kehilangan segalanya. An Original Story by JAWARA
All Rights Reserved
#14
wakil
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Second House√
  • NEALINE : Blood and Ice Cream
  • Cinta Yang Tumbuh Bersama
  • MILIK ALARIC
  • The Twin's{END}
  • Stuck Between The Pags
  • The Nicholas Obsession : [On Going ]
  • Ervan Carolline
  • AVISENA
  • The Last Antagonis

DILARANG PLAGIAT!!! ❌ Visual cerita + trailer eksklusif ada di TikTok! @windisetya11 (TAHAP REVISI) Kehancuran itu dimulai dari rumah pertamanya... Bermula saat kedua orang tuanya memilih jalan masing-masing dan meninggalkannya terjebak di antara puing-puing yang tak pernah utuh. Dari luka itulah ia tumbuh menjadi sosok yang tangguh. Berani melawan dunia, hidup liar di jalanan, dan menjadikan balapan sebagai satu-satunya tempat untuk merasa bebas. Hingga suatu hari, sang mama jatuh cinta lagi- Dengan seorang duda kaya raya, yang ternyata memiliki tiga anak laki-laki dari pernikahan sebelumnya. Dari hubungan itu, terbentuklah rumah kedua. Kehidupan baru. Keluarga baru. Melalui pernikahan mama dan kekasih barunya itu, ia pun akhirnya berhasil memiliki keluarga yang utuh kembali... Tapi... Kehidupannya benar-benar berubah sejak ia masuk ke dalam rumah keduanya itu... Tidak ada lagi kebebasan... Tidak ada lagi balapan yang menjadi hobi dan kebiasaannya... Semuanya penuh dengan aturan... Bagaimana kisahnya? Akankah rumah keduanya itu berhasil menjadi tempat yang tepat untuknya menyembuhkan luka lamanya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines