Judgment (GiYoon)

Judgment (GiYoon)

  • WpView
    Reads 643
  • WpVote
    Votes 134
  • WpPart
    Parts 45
WpMetadataReadComplete Wed, Aug 5, 2026
WpInfo
Fanfic
Crossover
Original Character (OC)
Band and Group
Famous Figure: Actor
Sinopsis: Di balik sorotan panggung, senyum sempurna, dan jutaan penggemar, setiap idol menyimpan rahasia yang tak pernah ingin dunia ketahui. Lalu muncul seorang staf misterius bernama Park Yoonho. Tak ada yang tahu dari mana ia berasal. Tak ada identitas, keluarga, ataupun masa lalu. Ia hanya datang, bekerja di balik layar, lalu perlahan membuka satu demi satu kebusukan yang selama ini disembunyikan. Perundungan, manipulasi, kekerasan, pengkhianatan, hingga kejahatan yang luput dari hukum-semuanya terbongkar tanpa pernah ada satu pun tuduhan yang keliru. Korban pertamanya adalah Hong Mingi, idol paling dicintai di Korea. Dalam semalam, citra sempurnanya runtuh ketika masa lalu kelamnya sebagai pelaku perundungan terungkap. Kehilangan segalanya, Mingi bersumpah akan membalas. Namun semakin ia memburu Yoonho, semakin ia menyadari satu hal yang mengerikan. Park Yoonho bukan sekadar manusia biasa. Ia adalah penghakiman yang datang ketika karma akhirnya menagih utangnya. Dan tak seorang pun bisa lari dari judgment.
All Rights Reserved
#32
parkyoonho
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cupiditas Vitae [END]
  • KERSA NARENDRA
  • Rewriting The Villain (END)
  • Journey
  • ENEMY [Keonhyeon]
  • FRIEND'S? - KRATINGMEEN
  • Skripsi Dan Buku Nikah
  • Love me or die
  • I'm Not Just a Figuran
  • Given || Ju Jihoon

Rio hanya ingin hidup tanpa memperdulikan penolakan yang selalu mengikuti langkahnya. Hidup dioper dan dieksploitasi adalah bagian hidupnya. Harusnya ia sudah mati. Entah akhirnya akan tenang atau malah terjebak di dimensi yang lebih mengerikan daripada hidupnya sekarang. Tapi dia kembali membuka mata. Di dua bulan sebelum kematian datang menjemputnya. Waktu terlalu singkat. Rio memutuskan dengan cepat. Dia masih punya kesempatan untuk lari dan hidup, kan? Sebuah skenario yang janggal untuk sebuah ketidaksengajaan membuatnya bertemu dengan sahabat ayahnya, yang memberikan secercah harapan akan tempat berteduh yang aman. Rio tidak pernah punya harapan yang rakus. Ia hanya ingin bertahan hidup. Benar-benar tidak tahu bahwa kenyamanan juga memaksanya untuk terluka dan berlapang dada.

More details
WpActionLinkContent Guidelines