We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
JUST FRIENDS?

JUST FRIENDS?

  • WpView
    Reads 72
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadComplete Sat, Aug 8, 2026
WpInfo
Non-Fiction
Autobiography
"'Cuma teman'?" Dohoon tertawa kecil, getir. "Setelah semua yang udah kita lewatin... kamu masih bisa bilang kita cuma teman?" "Bukannya memang begitu?" Shinyu menjawab pelan. "Aku anggap kamu teman dekat. Bahkan seperti saudara. Aku nggak pernah suka kamu lebih dari itu. So, don't hope for something I can't give." Dohoon terdiam, lalu menggeleng. "Kalau dari awal aku cuma teman kamu, kenapa kamu bikin aku berharap, Yu?" suaranya bergetar. "Semua perlakuan kamu ke aku terasa beda. Aku pikir... mungkin kamu juga ngerasa hal yang sama." Ia tersenyum pahit. "Ternyata cuma aku." Dohoon menatapnya untuk terakhir kali. "Aku suka sama kamu, Yu. Udah lama." Hening. "Dan yang paling sakit..." Dohoon menunduk. "Aku masih suka kamu, bahkan setelah tahu perasaan kamu bukan buat aku." SHINYU × DOHOON B×B
All Rights Reserved
#948
bxb
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PERJODOHAN
  • Daddy's Little Sunshine
  • Teman Kecilku
  • Transmigrasi Little Mommy
  • 𝐎𝐍𝐄 𝐒𝐇𝐎O𝐓🔞 •VKOOK
  • Transmigrasi Ke Novel ABO? (GXB🔞)
  • Abang Toke in Love
  • the protective myhusband
  • Half Of My Heart ​[UNDER REVISION]
  • Autumn's Concerto

"Kakek, aku nggak mau dijodohkan!" Tolak Zayn, suaranya meninggi menahan amarah yang siap meledak. ​Sang kakek menatap cucu tunggal sekaligus pewaris tunggalnya itu dengan pandangan jengah. "Zayn, sampai kapan kamu mau begini terus? Kamu satu-satunya harapan Kakek, dan umurmu sudah hampir tiga puluh tahun!" ​"Terserah Kakek. Zayn capek." ​Tanpa memedulikan panggilan sang kakek, Zayn melangkah lebar menaiki tangga. Dentuman keras pintu kamar yang dibanting menjadi penutup perdebatan malam itu. Di balkon kamar, setelah melempar jasnya asal-asalan, Zayn menyalakan sebatang rokok. Tatapannya menatap tajam ke langit malam, dipenuhi rasa frustrasi yang mendalam. ​Dia adalah Zayn. Pria yang punya segalanya, kecuali kebebasan memilih takdirnya sendiri. WARNING 21+🚫🔞 BACA SELANJUTNYA.......

More details
WpActionLinkContent Guidelines