Ada masa ketika aku percaya bahwa seseorang bisa menjadi tempat paling aman untuk pulang.
Aku memilihnya, menaruh harapan di dalamnya, bahkan tanpa sadar menjadikannya bagian dari
seluruh arah hidupku. Sampai aku lupa, bahwa tidak semua yang kita cintai akan memilih
untuk tinggal.
ini adalah kumpulan perasaan yang lahir dari perjalanan yang tidak selalu lembut.
Tentang percaya yang terlalu dalam, tentang kehilangan yang datang tanpa suara, dan tentang
belajar menerima bahwa tidak semua hal berakhir seperti yang kita inginkan.
Di antara luka dan keheningan, aku perlahan belajar satu hal bahwa pulang yang paling benar
bukanlah kepada seseorang, melainkan kepada diri sendiri yang sempat aku tinggalkan.
Dan mungkin, jika kamu pernah berada di titik yang sama, semua ini tidak akan
menyembuhkanmu sepenuhnya,
tetapi setidaknya, ia akan menemanimu untuk tidak merasa sendirian.
All Rights Reserved