Alya tidak pernah menyangka akan kembali mempertimbangkan pernikahan.
Setelah pernah salah memilih seseorang, ia belajar satu hal: tidak semua orang yang terlihat baik benar-benar bisa dipercaya.
Karena itu, ketika keluarganya mengajaknya mengikuti proses ta'aruf dengan seorang laki-laki bernama Raka, Alya tidak berharap banyak.
Raka pun bukan laki-laki yang datang dengan kehidupan sempurna.
Pernah berada di puncak karier, sebuah fitnah menghancurkan pekerjaan dan reputasinya. Kini ia hanya seorang pengusaha kecil yang sedang berusaha membangun kembali hidupnya.
Mereka dipertemukan karena keluarga menganggap keduanya cocok.
Tidak lebih.
Setidaknya, itulah yang mereka pikirkan.
Namun semakin mereka mengenal satu sama lain, semakin banyak kejanggalan yang muncul.
Mengapa keluarga mereka begitu ingin ta'aruf ini berhasil?
Mengapa Raka begitu tertutup tentang masa lalunya?
Dan mengapa setiap kali Alya mulai merasa bahwa mungkin kali ini ia bisa kembali percaya, selalu ada sesuatu yang membuatnya ragu?
Sampai suatu hari, sebuah dokumen rahasia ditemukan.
Dokumen yang menghubungkan kedua keluarga mereka.
Dokumen yang menyimpan jejak sebuah bisnis lama, utang besar, dan keputusan yang telah disembunyikan selama bertahun-tahun.
Alya mulai bertanya-tanya...
Apakah selama ini ia sedang mengenal seseorang yang benar-benar dipilihkan untuknya?
Atau sejak awal, ta'aruf ini hanyalah bagian dari rencana keluarga?
Karena sebelum sebuah akad terjadi, ada begitu banyak hal yang harus dipastikan.
Tentang kejujuran.
Tentang kepercayaan.
Tentang keluarga.
Tentang masa lalu.
Dan tentang apakah sebuah perasaan bisa tetap dipertahankan ketika kebenaran mulai terbuka satu per satu.
Sebelum akad itu terjadi, mereka harus menemukan jawaban atas satu pertanyaan:
Apakah mereka benar-benar dipertemukan oleh takdir, atau sedang dipertemukan oleh rahasia yang dibuat orang lain?
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang