Bagi seluruh anak SMA Pelita, Harry Vaughan adalah lambang dari seorang kekasih yang rela menyerahkan dunianya demi Aqeela Calista. Sudah tiga tahun berpacaran sejak bangku SMP, Harry dikenal sebagai cowok paling bucin yang selalu ada di mana pun Aqeela berada, menuruti setiap permintaannya tanpa tapi, dan membiarkan dirinya terus-menerus menempel pada sang kekasih selama dua puluh empat jam penuh. Akibat hal tersebut, koridor sekolah tidak pernah sepi dari bisik-bisik tajam. Aqeela dituduh sebagai pacar yang egois, posesif, dan merenggut kebebasan Harry, sementara Harry kerap dikasihani karena dianggap terlalu tunduk dan kehilangan pendiriannya sendiri. Namun, Harry tidak pernah peduli dengan semua tudingan miring itu. Di balik cibiran orang-orang dan anggapan bahwa ia telah kehilangan kehidupannya, Harry justru memilih untuk terus menggenggam tangan Aqeela erat-erat. Bagi Harry, dunia boleh saja menghakimi dan menyebutnya bodoh, tetapi mencintai Aqeela sepenuhnya adalah satu-satunya hal paling pasti yang ingin ia pertahankan.
Detail lengkap