Chasing Yesterday | CAINE CHANA
Sungguh aneh rasanya. Aku berdiri di tempat yang sama, di ruangan yang sama yang dulu sering kita huni berdua. Namun, memandangmu hari ini membuat dadaku sesak oleh kenyataan yang tak bisa kuhindari. Kamu tak lagi seperti dulu. Aku masih ingat bagaimana rambut merahmu dulu begitu lebat dan lembut saat jemariku tenggelam di sana. Kini, helai-helai merah itu perlahan menipis, rapuh, mengkhianati raga yang dulu pernah begitu tangguh bersamaku.
Sisa-sisa trauma fisik masa lalu itu seperti monster yang perlahan menggerogoti tubuhmu dari dalam.
Tapi di sela-sela kerapuhan itu, kamu tetaplah Caine-ku.
Saat anak-anak yang selalu memanggilmu 'Mami'-masuk ke ruangan, kamu selalu berhasil menyembunyikan sakitmu. Senyumanmu saat menyambut mereka masih sama hangatnya. Tatapan matamu yang teduh masih sama lembutnya, seolah meyakinkan rumah kecil kita bahwa semua akan baik-baik saja. Kamu tetap menjadi pelindung mereka, meski ragamu sendiri sudah tak sekuat dulu. Namun saat malam tiba dan hanya tersisa kita berdua, aku hanya bisa menggenggam tanganmu yang kian dingin.
Andai waktu bisa diputar kembali... Aku ingin membawa kita pulang ke masa di mana kamu belum terluka.
-R.K.
The Council AU.
!Slow update (tidak menentu).