PREBUMI

PREBUMI

  • WpView
    Reads 56
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Sep 23, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Slice of Life
First Love
Small town
Arumi Bhumi Senjana. Gadis biasa dengan kehidupan yang... ya, bisa dibilang cukup normal. Kecuali satu hal. Entah kenapa, setiap hari selalu ada saja kekacauan yang menghampirinya. Mulai dari bangun kesiangan, dimarahi Ibu, membantu Bapak berjualan, sampai tingkah teman-temannya yang kadang bikin kepala pusing. Pokoknya, kehidupan Arumi tidak pernah benar-benar membosankan. Ini cuma cerita tentang Arumi, kehidupan sehari-harinya, dan segala kekacauan kecil yang terjadi di dalamnya. Pesan dari auth, jangan peduliin cover dulu ya, Ceritanya niat kok Covernya belum jadi soalny
All Rights Reserved
#107
school
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • (Not) BELONG TO YOU
  • Out of Reach (Selesai)
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • The Last Yes!
  • SENTUHAN TERLARANG KOMANDAN SUAMIKU ( DEWASAAA 21++++ )
  • Círculo del Destino
  • Sweetly Tied
  • Under The Authority Of Senopati
  • Night Calls
  • Siap-siap Jadi Ibu

Tidak ada kata cinta, dilarang menyentuh, dan jangan pernah mengusik ketenangan pribadi. Tiga aturan mutlak itu menjadi fondasi pernikahan kontrak antara Harver Cooper dan Audrey. Bagi Audrey, pernikahan ini adalah harga mati untuk melunasi utang sang ayah. Ia sudah menyiapkan mental bahwa CEO sekaya dan seberkuasa Harver tidak akan pernah sudi mengasihani, apalagi jatuh cinta padanya. Namun, ketika lembar kontrak mulai berjalan, siapakah yang akan lebih dulu melanggar aturan yang mereka buat sendiri? Saat ego berbenturan dengan hati, apakah Audrey yang akan hancur, atau justru Harver yang akhirnya berlutut memohon agar ia tidak pergi? 21+ (Not) BELONG TO YOU ©natashascoutt May 2026

More details
WpActionLinkContent Guidelines