Varo, Have You Forgotten Aurel?

Varo, Have You Forgotten Aurel?

  • WpView
    Reads 112
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadMatureComplete Thu, Aug 20, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Love Triangle
Slice of Life
College and University
​"Bagaimana caramu merindukan seseorang yang menatapmu seolah kamu tidak pernah ada?" ​Tiga tahun di masa SMA, Aurel dan Varo adalah dua garis sejajar yang selalu berjalan bersama. Tak ada rahasia, tak ada jarak. Namun, ketika Varo harus melanjutkan studi ke luar negeri, sebuah kecelakaan tragis merenggut seluruh kenangannya tentang tanah air-termasuk tentang Aurel. ​Di usia 18 tahun, Varo kembali ke Indonesia untuk berkuliah di North Side University. Di kampus yang sama, Aurel harus berpura-pura menjadi orang asing. Meredam seluruh sesak di dada tiap kali iris mata Varo menatapnya tanpa riak kenangan. ​Keadaan kian menyiksa saat sesosok perempuan baru masuk ke dalam hidup Varo, mengikis sisa-sisa harapan Aurel. Di antara tawa Varo yang kini bukan lagi miliknya dan badai perasaan yang berusaha disembunyikan, Aurel belajar satu hal: mencintai dalam diam kadang berarti siap dihancurkan perlahan... hingga takdir memutuskan apakah kenangan itu pantas untuk kembali. ⚠️ NO PLAGIARISM - Semua karakter, alur, dan cerita merupakan karya orisinal. Mohon hargai karya penulis. © 2026 LJHeartstrings. All Rights Reserved. No Copyright Infringement Intended. Started : 9 Agustus 2016 Finished : -
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Mas Bupati
  • Under The Authority Of Senopati
  • Pregnant With The Protagonist's Child (END)
  • Círculo del Destino
  • Night Calls
  • My Celestia || Kabur dari Perjodohan, Jatuh ke Pelukan Konglomerat [21+] END
  • A Matchmaker's Quest [END]
  • Clause of Us
  • DOMINEX | The Crime Lock

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines