We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Between Hope & Trust

Between Hope & Trust

  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Aug 10, 2026
WpInfo
Fiction
Social Themes
Family Life
Growth and Self-Discovery
Mental Health and Neurodiverse
Setiap kata, setiap tatapan berubah menjadi luka yang terus mengikisnya perlahan. Namun Tania tahu, ada kebenaran yang tidak pernah diceritakan. Tentang masa lalu, keluarga, dan dirinya yang harus diungkapkan. Anya, petinju amatir professional tanpa wajah, begitu dunia mengenalnya. Sosok misterius yang menjadi simbol kekuatan dan amarah. Di balik setiap pukulannya, tersembunyi emosi kehancuran yang perlahan memakan dirinya hidup-hidup. Ia bukan hanya bertarung di atas ring, tapi juga melawan takdir yang bisa membunuhnya kapan saja. Saat dua jalan ini mulai bersinggungan, dan orang orang disekitarnya saling terhubung, batas antara kebenaran atau kebohongan mulai dipertanyakan. Tentang pengkhianatan, ambisi, dan luka yang selama ini disembunyikan. Siapa sebenarnya yang bersalah? Dan siapa yang selama ini hanya dijadikan korban? Di tengah tekanan keluarga, permainan politik, dan konflik batin yang menghancurkan, Tania dihadapkan pada pilihan: tetap diam bertahan dengan harapan atau mengetahui pahitnya kenyataan Karena tidak semua luka terlihat Kepercayaan bukanlah hal yang mudah untuk diberikan Dan tidak semua kebenaran layak untuk diungkapkan
All Rights Reserved
#13
paris
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • After the Fall
  • ELION (bl)
  • PROYEK SATU TAHUN
  • "Liburan" Bonus Suami
  • Auto Save! [END]
  • Tresna Kang Tinatih Ing Alas Jati
  • Lysander Lowell De Villiers
  • Target Si Supir [END]
  • Trouble Maker[END]
  • The Pinky Boy

Zein Alastair Lucien Ashton. Ketika dia masih kecil dan masih belum mengerti apa-apa, seluruh anggota keluarganya pergi meninggalkan dia untuk membawa kakak keduanya yang saat itu sakit parah berobat ke luar negeri dan dia ditinggalkan bersama para pekerja di rumah besar keluarga mereka. Zein tumbuh tanpa figure keluarga, hanya dibesarkan oleh para pelayan. Dia anak baik dan ceria meskipun tumbuh tanpa keluarganya. Mereka pulang sekali dalam beberapa tahun dan setiap kepulangan mereka langsung disambut dengan baik oleh Zein, namun mereka berubah... Entah karena tak lagi merasa sayang karena sudah lama tak bersama ataukah karena ada sosok yang lebih butuh daripada Zein. Hingga akhirnya setelah sebelas tahun berlalu, si anak tengah dinyatakan sembuh dari penyakitnya. Mereka memutuskan untuk pulang, mengejutkan Zein dengan kepulangan mereka sambil membawa banyak sekali hadiah untuk si bungsu dan berbagai rencana kegiatan yang akan mereka lakukan. Namun hari itu, saat mereka tiba... Tidak ada sambutan, tidak ada pelukan. Suasana rumah besar itu sepi tanpa kehadiran Zein. Mereka bertanya-tanya, ke mana anak itu pergi? Namun para pelayan hanya mengatakan bahwa sang tuan muda tak pernah pulang dalam waktu beberapa bulan terakhir. Bukan karena dia kabur dari rumah, bukan karena dia pergi untuk kebebasan dalam kenakalannya. Tapi dia pergi karena 'Mentalnya' harus mendapatkan perawatan. Sebuah kejadian di suatu hari yang suram membuat Zein kehilangan kewarasannya hingga semua pelayan memutuskan untuk mengirimnya ke sebuah tempat yang bernama 'Rumah Sakit Jiwa.' Dan lebih dari semua itu, keluarganya tidak mengetahui apa pun selama ini. #1Trauma🥇 #1Mental🥇 #1Keluarga🥇 #1Zein🥇 #1Brothership🥇 #1Bungsu🥇 #1Adik🥇 Ditulis pada Senin, 19 Januari 2026- Rabu, 03 Agustus 2026 Dipublikasikan pada Senin, 16 Maret 2026-

More details
WpActionLinkContent Guidelines