We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Kembali ke Sahaloka

Kembali ke Sahaloka

  • WpView
    Reads 96
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadComplete about 18 hours ago
WpInfo
Fiction
LGBTQIA+
Gay
Sinopsis Xie Jiulou telah menjabat sebagai Raja Neraka selama tiga ratus tahun. Saat pertama kali melihat Ti Deng di Dunia Bawah, hatinya berbisik: "Orang ini sungguh elok. Aku ingin memilikinya." Maka, ia menahan Ti Deng di sisinya selama tiga ratus tahun penuh. Selama itu pula, ia melakukan segala hal - hal yang sepatutnya dilakukan maupun yang tak sepatutnya - kepada Ti Deng. Tak ada jengkal pun tubuh pemuda itu yang belum ia sentuh. Namun ada dua benda yang tak pernah berani ia sentuh sama sekali: satu adalah cincin batu giok untuk ibu jari, dan yang lainnya sepasang sumpit emas. Kedua benda itu adalah pemberian seseorang kepada Ti Deng. Siapa orang itu, Xie Jiulou tak pernah bertanya. Namun setiap kali Ti Deng menatap benda-benda itu dengan pandangan yang rindu, Xie Jiulou selalu mencari cara untuk melampiaskan rasa cemburunya. Ia melampiaskannya di istana tempat mereka tidur, di balik tirai jubah yang menjuntai, di ruangan beraroma lada yang khusus ia bangun untuk Ti Deng. Ia melakukannya dengan cara yang tak diinginkan Ti Deng, di setiap tempat yang tak diinginkan Ti Deng. Suatu hari, Xie Jiulou tak lagi mampu menahan diri. Ia diam-diam mengikuti Ti Deng keluar, dan melihatnya sedang berbincang santai dengan seseorang di jalan raya. Orang itu berkata, "Cincin giokmu ini sungguh indah." Ti Deng tersenyum lembut. "Itu pemberian seorang kawan lama." Melihat senyuman itu, hati Xie Jiulou membara cemburu. Ti Deng tak pernah sekalipun tersenyum seindah itu kepadanya. Orang itu kembali bertanya, "Kawan lama siapa?" Ti Deng kembali tersenyum. "Seseorang yang tak kau kenal." Gigi Xie Jiulou gemeretak menahan amarah. Senyuman Ti Deng begitu memukau, seakan-akan kawan lama itu adalah rahasia yang ia simpan paling dalam, sesuatu yang tak ingin ia ketahui sedikit pun oleh siapa pun di luar sana. Lalu ia mendengar Ti Deng berkata pelan: "Namanya Xie Jiulou. Sudah bertahun-tahun lamanya ia meninggal dunia."
All Rights Reserved
#25
reincarnation
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Auto Save!
  • Trouble Maker[END]
  • ELION (bl)
  • Lysander Lowell De Villiers
  • Target Si Supir [END]
  • After the Fall
  • PROYEK SATU TAHUN
  • "Liburan" Bonus Suami
  • The Pinky Boy
  • Tresna Kang Tinatih Ing Alas Jati

​"Bang, sumpah gue capek direvisi terus. Pengen resign terus nikah sama sugar daddy aja rasanya." "Kirimkan syarat pendaftarannya ke saya." "Hah? Pendaftaran apaan? Staf desain baru?" "Pendaftaran untuk menjadi laki-laki yang membiayai seluruh sisa hidup kamu." "Bang, kata anak-anak, Abang baru aja nolak Kak Dita ya? Padahal dia primadona kampus loh." "Itu bukan urusan kamu." "Lagian Abang nyari standar yang kayak gimana sih? Yang modelan bidadari turun dari kahyangan aja ditolak mentah-mentah." "Saya mencari yang berantakan, paling susah diatur, hobi begadang, dan selalu membantah ucapan saya..." "..." "Dan wangi tubuhnya seperti permen stroberi." Javas Mahesa (Jaja) mengira kutukan terburuknya sebagai mahasiswa DKV adalah urban legend hantu gantung diri di kosan lantai empatnya. Ternyata dia salah besar. Bencana aslinya justru berwujud Rendra Aditama, mahasiswa tingkat akhir Fakultas Hukum sekaligus koordinator divisinya yang kaku, galak, dan punya hobi meneror kanvas Figma milik Jaja dua belas jam sehari. Berawal dari keterpaksaan berburu sertifikat kelulusan, Jaja pikir penderitaannya di bawah kekuasaan kursor biru itu hanya sebatas nasib staf bawahan yang tertindas. Namun, dengan semua rentetan revisi tanpa ampun, kating hukum itu rupanya menyimpan agenda lain. Rendra tidak hanya berniat mendominasi kanvas desain Jaja, tapi juga seluruh perhatian, waktu, dan detak jantung mahasiswa baru yang selalu membuatnya pusing itu. Selamat datang di pusaran Nawasena Project. Tempat di mana revisi desain tidak pernah selesai, dan sikap posesif ugal-ugalan bersemi secara paksa dari sebuah ruang kerja digital. [Rank #1 - di #kampus 03/06/2026] [Rank #4 - di #bllokal 26/05/2026] [Rank #11 - di #boyslove 16/06/2026] Di-publish pertama kali pada Mei 2026.

More details
WpActionLinkContent Guidelines