DYSPHORIA | SLOW UPDATES!

DYSPHORIA | SLOW UPDATES!

  • WpView
    Reads 170
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Aug 11, 2026
WpInfo
Fanfic
Enhypen
Tatkala rinai mengulum pucuk delphinium, angin mengusap kelopaknya perlahan, dan bentala membuka pori-porinya menerima basah yang turun dari langit. Gema-gumara samasta bersahutan; riuh-jenaka dedaunan dan gema-senada hujan mengiringi kelakar alam yang tak pernah tahu kapan sebuah kepulangan akan berubah menjadi perpisahan. Begitulah, DYSPHORIA.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SAIRISH
  • PREGNANT (DewTee)
  • Journey
  • The Threads We Left Behind {Marjames / JJujami}
  • Bunda Managerku
  • Tokoh Pendukung Wanita
  • I'm Not Just a Figuran
  • [Not] the Wrong Bride | woomen
  • Skripsi Dan Buku Nikah
  • Possessive Male Lead
SAIRISH

Terjebak antara kewajiban dan perasaan, Raden Mas Isaac Kalakrama Tjokroaminoto, Brigadir Jenderal yang tegas dan disiplin, dan Diajeng Sairish Cavana Prawirodirjo, Jaksa cerdas dan profesional, harus menikah secara mendadak demi menjaga reputasi aristokrat mereka. Pernikahan yang lahir dari kebutuhan ini segera menghadapi tantangan baru: anak kembar tiga, kehidupan rumah tangga yang dingin dan formal, serta tekanan karier dan ekspektasi sosial yang tak henti-hentinya. Tiga tahun kemudian, Isaac menapaki dunia politik yang sedang dipersiapkan untuk maju sebagai Calon Wakil Menteri Pertahanan, sementara Sairish meniti karier sebagai Jaksa senior. Di tengah sorotan publik dan tanggung jawab profesional, Sairish berusaha menemukan cara untuk menghangatkan kembali hubungan mereka, membangun kembali keintiman keluarga, dan menjaga keharmonisan rumah tangga yang hampir retak. SAIRISH adalah kisah tentang keanggunan aristokrat, ketahanan emosional, dan perjuangan menjaga keseimbangan antara reputasi dan hati.

More details
WpActionLinkContent Guidelines