Porta: Land of Knowledge

Porta: Land of Knowledge

  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Aug 25, 2026
WpInfo
Fiction
Fantasy
Fairy Tales and Mythology
Ancient Civilizations
High Fantasy
Menurut KBBI, perpustakaan adalah tempat atau gedung yang menyediakan koleksi buku dan bacaan. Menurut para ahli, perpustakaan diartikan sebagai unit kerja atau institusi pengelola koleksi karya tulis dan informasi secara sistematis untuk memenuhi kebutuhan belajar, penelitian, serta layanan pembaca. Menurut kalian, apa itu perpustakaan? Kalau menurut Aksa, perpustakaan adalah tempat di mana orang-orang yang mencintai buku berkumpul dan menghabiskan waktu berharga mereka untuk menjelajahi dunia di luar kenyataan dan mendapatkan berbagai pengetahuan. Porta, perpustakaan yang didirikan oleh buyut Aksa pada tahun 1960-an telah berdiri lama dan menjadi tempat pulang bagi banyak orang.
All Rights Reserved
#339
historical
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ibu Tiri Menolak Mati di Kehidupan ke-7
  • The Duke's Red String (Lengkap - Pre Order)
  • Transmigrasi: The Villain's Stepmother
  • A Family of Villains
  • EVAELGA: OBSESI BRONDONG
  • Transmigrasi Menjadi Seorang Figuran (TAMAT)
  • Rumah Untuk Sang Tiran (Tahap Revisi)
  • Sin of The Villainess
  • ROSALINE - I will be The Real Antagonist
  • AS : The Side Character's Rebirth

Enam kali mati dibunuh tepat di usia 22 tahun. Di kehidupan ketujuh, Ravenna menolak menjadi mangsa. Sebagai seorang mantan pendidik, Ravenna tahu cara terbaik menghukum orang bodoh bukanlah dengan air mata, melainkan dengan merampas apa yang paling mereka hargai. Maka, ia membatalkan pertunangannya dengan Putra Mahkota secara elegan, mengosongkan brankas ayahnya, dan menyerahkan diri kepada pria paling berbahaya di benua itu-Grand Duke Alaric von Blackwood, sang Monster Utara. Tawarannya sangat sederhana: "Jadikan aku istri kontrak selama lima tahun. Aku akan mendidik dua anakmu dan menjadi perisai politik dari hukum Istana. Setelah anak-anakmu aman, ceraikan aku dengan pesangon emas." Bagi Ravenna, ini hanyalah transaksi bisnis. Ia hanya ingin selamat dari maut dan pensiun dengan tenang. Namun, logika dan rencananya gagal meramalkan satu hal... Dua anak tiri yang konon 'monster' itu kini menangis memeluk kakinya, enggan dilepaskan. Sementara sang Grand Duke yang terkenal berhati beku? Pria itu menatap Ravenna dengan sorot posesif yang menggelapkan akal sehat. "Kau yang memulai permainan ini, Istriku. Jangan harap aku akan melepaskan apa yang sudah menjadi milikku."

More details
WpActionLinkContent Guidelines