Simulasi Kawin

Simulasi Kawin

  • WpView
    Reads 12,211
  • WpVote
    Votes 1,207
  • WpPart
    Parts 45
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published about 20 hours ago
WpInfo
Fiction
Romance
Romantic Comedy
Opposites Attract
Slice of Life
Semua karyawan takluk pada Raya, supervisor produksi bermulut pedas yang hobi menaklukkan lawan bicara. Kecuali Dito. Karyawan baru berkelakuan ajaib yang sudah kebal dengan penjajahan Raya di masa lalu. Berawal dari kebetulan yang berujung apes, pertemuan sial mereka di pabrik mengantar keduanya pada insiden yang mengubah status mereka dalam semalam. Masalahnya, menikah tidak otomatis mengubah Raya, juga tidak membuat Dito mendadak waras. Satu kebohongan, dua status, sejuta kekonyolan. Keduanya terperangkap dalam simulasi perkawinan silang antara serigala putih dan berang-berang kelaparan. ʕ ·ᴥ·ʔ UPDATE TIAP HARI SAMPE TAMAT. save ke library biar gak ketinggalan kisah mereka 。(。>‿‿<。)
All Rights Reserved
#14
comedy
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bangkit Dari Keterpurukan
  • Silent Traces by the Sea [Usai)]
  • Dian(tara) Yanuar (END)
  • Night Calls
  • Yang Terbaik  (TAMAT)
  • DEADLINE CINTA
  • Titik Temu Rasa
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • Segelas Berdua
  • Jadi Bodyguard?
  • Bukan Salah Cintanya
  • OBSESISEAN 21+ (TAMAT)
  • SENTUHAN TERLARANG KOMANDAN SUAMIKU ( DEWASAAA 21++++ )
  • Sekali Lagi Untuk Kita
  • Under The Authority Of Senopati
  • Siap-siap Jadi Ibu
  • Pernikahan yang Retak
  • Clause of Us
  • GARWO KINASIH SANG DALANG (DELETE SEBAGIAN)
  • TAKHTA TANPA JIWA

Selama ini aku selalu berpikir jika pernikahanku sangat sempurna. Aku memiliki seorang suami yang pekerja keras. Dia tidak pernah berhenti berusaha untuk membangun usahanya demi memperbaiki ekonomi kita. Memilikinya yang selalu membelaku saat mertua atau iparku mengusikku tentang kami yang tidak memiliki anak adalah hal terbaik di dalam hidupku. Setidaknya itu yang aku pikirkan sampai akhirnya disaat aku hendak memberikan kabar bahagia kepada suamiku tentang aku yang akhirnya hamil, sebuah penantian panjang selama 5 tahun ini, aku menemukannya tengah bersama dengan mantan pacarnya. Bermesraan di atas meja kantornya, tempat yang selama ini di bangunnya dengan susah payah, tempat yang menjadi saksi bisu bagaimana aku mendukungnya, memberikan segala yang aku miliki saat dia merintisnya. Dan saat akhirnya kantor ini sudah berdiri tegak, dirinya sukses menjadi seorang kontraktor, nyatanya semua hal itu tidak diperuntukkan untukku, istrinya yang mendampinginya, tapi untuk membuktikan kepada mantan pacarnya, jika akhirnya mereka setara. "Konon, laki-laki yang menikah ketika mereka sudah siap, bukan ketika mereka sedang paling jatuh cinta. Perempuan yang menjadi istrinya mungkin adalah yang hadir di waktu yang tepat, sementara cinta yang paling membekas telah lama tinggal di masa lalu." Dulu aku menganggap itu hanya kutipan patah hati yang berlebihan. Sampai akhirnya aku menyadari... Aku adalah perempuan yang dinikahi ketika dia siap. Bukan perempuan yang paling ia cintai.

More details
WpActionLinkContent Guidelines