( - )
  • WpView
    Reads 55
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 28, 2026
WpInfo
Fiction
Fantasy
Dark Fantasy
Setiap manusia memiliki angka. Bukan umur, bukan pula tanggal lahir. Hanya aku yang bisa melihatnya; angka yang menunjukkan berapa kali seseorang itu pernah mati. Selama bertahun-tahun, aku menganggap angka tersebut sebagai bagian dari kelebihan hidup yang tak perlu kupahami, sampai aku bertemu seseorang yang tidak bisa kulihat angkanya sama sekali. Hanya sebuah garis kecil. ( - ) Agustus, 2026.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sin of The Villainess
  • The Mad Marchioness of Obsidia
  • My First Life, Rewritten
  • AS : The Side Character's Rebirth
  • Transmigrasi: The Villain's Stepmother
  • "Transmigrasi Menjadi Kasim? Sistem Memaksaku Melahirkan Sepuluh Pangeran!"
  • Ibu Tiri Menolak Mati di Kehidupan ke-7
  • Aveline Beyond Her Fate
  • Rumah Untuk Sang Tiran
  • A Family of Villains

Sera terbangun sebagai Seralyne Veyrath, villainess yang ditakdirkan mati, dihukum penggal atas perintah tokoh utama laki-laki pada hari pertamanya naik takhta. Sera hanya ingin satu hal: bertahan hidup. Untuk itu, dia mengambil satu keputusan, menjelaskan siapa dia sebenarnya, lalu membebaskan budak di penjara bawah tanah yang selama ini dilecehkan oleh tokoh Seralyne. Rhovant Winterfeld. Budak Seralyne. Tokoh utama laki-laki. Putra Mahkota yang hilang. Orang yang kelak akan mengeksekusinya. Dan yang mengejutkan adalah ... laki-laki itu memiliki wajah yang mirip dengan wajah mantan kekasih Sera di dunia modern. "Mengapa Anda membuang saya?" Dia mencium kaki Seralyne, seolah itu hal paling wajar di dunia. "Bukankah Anda menyukai wajah saya, My Lady?" * @atarazavian

More details
WpActionLinkContent Guidelines