CHECKED OUT : The Last Suitcase

CHECKED OUT : The Last Suitcase

  • WpView
    Dibaca 40
  • WpVote
    Vote 5
  • WpPart
    Bab 3
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Agt 16, 2026
WpInfo
Fiksi Penggemar
ITZY
Alternate Universe (AU)
Crossover
K-pop
Mereka seharusnya sudah tidur malam itu. Lima hari di Bandung cukup untuk membuat empat mahasiswa kehabisan uang, tenaga, dan kesabaran satu sama lain. Yang tersisa cuma perjalanan pulang ke Tangerang, beberapa koper di bagasi, dan rencana untuk kembali ke kehidupan normal. Sampai mereka menemukan satu koper hitam di ruang tengah apartemen. Tidak ada yang merasa membawanya. Lebih aneh lagi, semua barang mereka lengkap. Jadi koper itu bukan milik mereka yang tertukar. Mereka membukanya karena penasaran. Di dalamnya ada uang tunai, identitas-identitas palsu, sebuah ponsel lama tanpa SIM, foto empat orang yang tidak mereka kenal, dan sebuah kunci dengan kode J09-301. Mereka masih bisa menganggap semuanya sebagai masalah orang lain kalau seseorang tidak datang pukul 02.20 malam dan meminta koper itu kembali. Orang pertama datang untuk mengambilnya. Orang kedua datang untuk memastikan mereka tidak menyerahkannya. Polisi mulai mencari seseorang yang bahkan tidak mereka kenal. Dan entah bagaimana, orang-orang yang berbeda kepentingan mulai mengincar hal yang sama: mereka. Empat mahasiswa biasa yang bahkan tidak tahu apa yang sebenarnya mereka bawa pulang. Semakin mereka berusaha mencari jalan keluar, semakin banyak orang yang muncul. Ada yang menginginkan koper itu. Ada yang hanya mengincar salah satu isinya. Ada yang ingin menghapus bukti. Dan ada yang ingin memastikan keempatnya tidak sempat menceritakan apa yang mereka temukan. Masalahnya, mereka tidak tahu siapa yang bisa dipercaya. Bahkan orang yang datang untuk membantu mereka mungkin punya alasan sendiri. Karena semakin dekat mereka pada jawaban tentang koper itu, semakin jelas satu hal yang tidak bisa lagi mereka abaikan: mereka bukan orang yang kebetulan menemukan sebuah kasus. Mereka adalah orang-orang yang sengaja dibuat untuk membawanya pulang.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#1
ioi
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • TOUCH-ME-NOT [keonhyeon]
  • A House Between Us
  • Your Daddy My Husband
  • Possessive Male Lead
  • Rewriting The Villain (END)
  • PAMENGKU | NOMIN
  • Tokoh Pendukung Wanita
  • Given || Ju Jihoon
  • Obsession Overdose
  • I'm Not Just a Figuran

Satu kampus tahu kalau Kenan Abyasa adalah benteng kokoh Fakultas Teknik yang tidak tersentuh. Dia tampan, perfeksionis, bermulut ketus, dan punya aturan mutlak yang tidak boleh dilanggar siapa pun: jangan pernah menyentuh fisiknya secara sembarangan. Tapi, aturan itu seolah tidak berlaku bagi Seva Ananta. Sebagai mahasiswa FEB yang modis, wangi, dan dipenuhi pesona centil yang menggemaskan, Seva sengaja menjadikan Kantin Pusat sebagai medan perang hariannya. Mulai dari sengaja mengantarkan minuman manis, memanggil dirinya sendiri dengan sebutan nama, hingga gestur natural menyelipkan poni ke belakang telinga demi memancing perhatian sang pujaan hati. Semua orang mengira Seva akan segera didepak oleh sifat dingin Kenan. Namun di balik layar, saat tidak ada pasang mata yang melihat, justru cowok kaku itulah yang selalu memegang kendali; dengan sengaja menarik kerah kemeja Seva agar mendekat, atau menahan pinggang si gembul itu sedikit lebih lama agar tidak berpaling ke orang lain. Karena bagi Kenan, aturan Touch-Me-Not miliknya punya satu pengecualian besar, dan nama pengecualian itu adalah Seva.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan