Original Title : 尚公主
Author : Yi Ren Kui Kui
Male Lead : Li Yunrui
Female Lead : Meng Ziyi
Sinopsis:
Pada suatu hari, ketika para sejarawan kerajaan sedang menyusun buku sejarah, mereka tiba pada bagian awal kisah Putri Danyang dan suaminya, Yan Shang, yang ketika itu menjabat sebagai Perdana Menteri. Para sejarawan pun datang ke istana putri untuk bertanya langsung. Putri Danyang mendengus sinis: "Antara aku dan dia, pada mulanya hanyalah hubungan 'bawahan yang berani menentang atasan' dan 'atasan yang seenaknya menindas bawahan'." Mendengar itu, Perdana Menteri Yan Shang tersenyum kecil: "Perkataan itu tidak perlu dimasukkan ke dalam buku sejarah." Lalu ia melanjutkan dengan nada mengenang: "Pada mulanya..."
Pada mulanya, setelah suami pertama Putri Danyang - Mu Wanyao - meninggal dunia, sang putri pergi ke Lingnan, wilayah selatan, untuk menenangkan hati dan pikirannya. Ia menumpang tinggal di rumah seorang tuan tanah di sana. Suatu senja, hujan turun dengan derasnya, rintik-rintik air seperti benang-benang yang jatuh dari langit. Putri Danyang terbangun dari tidurnya karena mendengar suara orang membaca. Ia mengangkat tirai ranjangnya dan melihat seorang pemuda tampan tengah tekun belajar di dekat jendela. Di balik kabut hujan, alis pemuda itu tampak indah dan luas seperti deretan gunung di kejauhan. Sang putri terpaku memandangnya, lalu mengipasi dirinya pelan, mendekat, dan berbisik di belakang telinga pemuda itu: "Kau hanya menghafal mati-matian, tetapi tidak memahami maksud dan alur tulisan. Bacaannya datar, tanpa semangat dan tidak mengalir. Keluargamu tidak memiliki pengaruh, dan kau sendiri pun tidak mau menjalin hubungan dengan siapa pun. Jika kau terus belajar seperti ini, sepuluh tahun lagi pun kau tidak akan lulus ujian negara." Di tengah gemericik hujan, pemuda itu mendongak dan menatap putri. Wajahnya memerah karena tersipu, namun di dalam hatinya ia juga merasa lega - akhirnya putri ini mau bersikap sebagaimana manusia semestinya, tidak lagi
All Rights Reserved