Perjalanan Hidup Icha

Perjalanan Hidup Icha

  • WpView
    Reads 45
  • WpVote
    Mga Boto 2
  • WpPart
    Mga Parte 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Sun, Aug 30, 2026
WpInfo
Fiction
Fantasy
Di sebuah sudut desa di Kabupaten Langkat, Sumatra Utara, di tengah sejuknya udara pagi yang memeluk rimbunnya pepohonan, tangis seorang bayi perempuan memecah kesunyian. Ia diberi nama Marani Klarisa atau lebih akrab dipanggil Icha. Lahir sebagai anak pertama dari lima bersaudara, takdir seolah menenun benang tanggung jawab yang kuat di pundak kecilnya sejak hari pertama ia menghirup udara dunia. Keluarga Icha adalah warna yang unik perpaduan budaya dua daerah di Sumatra. di tengah masyarakat Kabupaten Langkat Provinsi Sumatra Utara. Sang Ibu adalah sosok perempuan terpelajar yang mengabdikan diri sebagai guru agama Islam bernama Mariana Siregar-seorang pelita yang menanamkan fondasi moral, ketulusan, dan keimanan yang kokoh. Sementara sang Ayah adalah lelaki berotak cemerlang dan berjiwa petualang asal Sumatra Barat bernama Machmudin. Ayah Icha memiliki segudang keahlian: mulai dari berdagang, meracik dan menjual nasi matang lengkap dengan berbagai lauk pauk lezat, hingga pernah mengarungi samudera luas sebagai seorang chef di kapal. Dari sang Ayah-lah Icha mewarisi kecerdasan, ketajaman berpikir, dan mental baja yang tak mudah patah. *Kenangan Manis di Tanjungpura* Masa kecil Icha di Langkat diwarnai dengan kehangatan sekolah dasar di perguruan Muhammadiyah di Tanjungpura. Di sanalah Icha, dengan pembawaannya yang tomboy, lincah, namun tetap menjunjung tinggi sportivitas, tumbuh menjadi anak yang menonjol. Meskipun cerdas, Icha bukan tipe anak yang suka pamer atau mencari perhatian. Ia lebih sering asyik dengan dunianya sendiri, tenggelam dalam buku pelajaran Bahasa Inggris dan Geografi yang memperluas imajinasi tentang dunia di luar Sumatra. Di sekolah itu pula, hari-hari Icha ditemani oleh seorang sahabat kecil lelaki bernama Rizal. Suara tawa dan senandung kecil sering kali terdengar di antara jam istirahat mereka.
All Rights Reserved
#19
biografi
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • The Duke's Red String (Lengkap - Pre Order)
  • Sin of The Villainess
  • Ibu Tiri Menolak Mati di Kehidupan ke-7
  • ROSALINE - I will be The Real Antagonist
  • Rumah Untuk Sang Tiran (Tahap Revisi)
  • AS : The Side Character's Rebirth
  • Transmigrasi Menjadi Seorang Figuran (TAMAT)
  • Transmigrasi: The Villain's Stepmother
  • EVAELGA: OBSESI BRONDONG
  • A Family of Villains

Leya menghabiskan hidupnya melihat benang merah milik orang lain, tanpa pernah melihat miliknya sendiri. Hingga maut datang menjemput. Di bawah reruntuhan perpustakaan yang lumat oleh gempa, jari kelingking Leya tiba-tiba menyala. Di detik-detik terakhir napasnya, ia melihat benang itu terhubung pada seorang pemuda dengan wajah bersimbah darah. Namun, sebelum ia sempat meraihnya, kegelapan merenggut segalanya. Maut seharusnya menjadi akhir, tapi Leya justru terbangun sebagai anak rahasia di kediaman seorang bangsawan yang dingin di dunia yang asing. Dan ujung benang merah itu kini bertaut pada sosok yang paling seharusnya ia hindari. Sosok yang bisa menghancurkan hidup barunya dalam sekejap. Jika benang merah takdir konon tak pernah salah, lalu mengapa Leya merasa takdir sedang berusaha membunuhnya untuk kedua kali? ©April, 2026

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman