We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Butterfly Princess(END)

Butterfly Princess(END)

  • WpView
    Reads 55
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadComplete Fri, Aug 21, 2026
WpInfo
Fiction
Fantasy
Romance
Science Fiction
BUTTERFLY PRINCESS Seraphina Putri Kupu Kupu dari kerajaan Auralis. Kerajaannya sekarat karena manusia sudah berhenti berharap. Dia dikirim ke dunia manusia. Tugasnya cuma satu: Cari satu orang yang masih mau percaya lagi. Dalam waktu 100 hari. Dia jatuh ke rumah Aurel. Pelukis yang sudah berhenti melukis karena patah hati. Awalnya mereka saling menyebalkan. Lama lama saling nyembuhin. Tapi ada masalah. Kalau Seraphina jatuh cinta pada manusia, sayapnya akan hilang. Sekarang Seraphina harus pilih. Selametin kerajaannya. Atau selametin Aurel. Intinya : Cerita tentang dua orang rusak yang bikin satu sama lain percaya lagi. Vibes: Fantasi magis, lembut, nyentuh.
All Rights Reserved
#1
butterfly
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ibu Tiri Menolak Mati di Kehidupan ke-7
  • Transmigrasi: The Villain's Stepmother
  • The Silent Bloom [END]
  • The Unwritten Lady
  • Sin of The Villainess
  • Rumah Untuk Sang Tiran
  • I Became the Villain's Nursemaid
  • The Duke's Red String (END)
  • The Mad Marchioness of Obsidia
  • A Family of Villains

Enam kali mati dibunuh tepat di usia 22 tahun. Di kehidupan ketujuh, Ravenna menolak menjadi mangsa. Sebagai seorang mantan pendidik, Ravenna tahu cara terbaik menghukum orang bodoh bukanlah dengan air mata, melainkan dengan merampas apa yang paling mereka hargai. Maka, ia membatalkan pertunangannya dengan Putra Mahkota secara elegan, mengosongkan brankas ayahnya, dan menyerahkan diri kepada pria paling berbahaya di benua itu-Grand Duke Alaric von Blackwood, sang Monster Utara. Tawarannya sangat sederhana: "Jadikan aku istri kontrak selama lima tahun. Aku akan mendidik dua anakmu dan menjadi perisai politik dari hukum Istana. Setelah anak-anakmu aman, ceraikan aku dengan pesangon emas." Bagi Ravenna, ini hanyalah transaksi bisnis. Ia hanya ingin selamat dari maut dan pensiun dengan tenang. Namun, logika dan rencananya gagal meramalkan satu hal... Dua anak tiri yang konon 'monster' itu kini menangis memeluk kakinya, enggan dilepaskan. Sementara sang Grand Duke yang terkenal berhati beku? Pria itu menatap Ravenna dengan sorot posesif yang menggelapkan akal sehat. "Kau yang memulai permainan ini, Istriku. Jangan harap aku akan melepaskan apa yang sudah menjadi milikku."

More details
WpActionLinkContent Guidelines