Written In Between

Written In Between

  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 14, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Happy Ending
First Love
Sebuah kesempatan baru membawa Nadine kembali pada diary masa SMA yang sudah lama tersimpan. Baginya, membuka kembali sesuatu yang telah selesai seharusnya sederhana; mengambil bagian yang masih ingin disimpan, menertawakan sisanya, lalu mengubahnya menjadi cerita. Dari jarak bertahun-tahun, masa lalu memang lebih mudah terlihat utuh. Namun sebuah diary hanya menyimpan hal-hal yang sempat dilihat oleh penulisnya. Sementara beberapa bagian tidak pernah sampai ke halaman yang Nadine punya. Dan barangkali, selama ini ada cerita lain yang berlangsung tepat di luarnya.
All Rights Reserved
#103
nostalgia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Siap-siap Jadi Ibu
  • One Shoot
  • GARWO KINASIH SANG DALANG (DELETE SEBAGIAN)
  • SENTUHAN TERLARANG KOMANDAN SUAMIKU ( DEWASAAA 21++++ )
  • The Last Yes!
  • Become The Antagonist's Secretary
  • Night Calls
  • Under The Authority Of Senopati
  • DOMINEX | The Crime Lock
  • Círculo del Destino

Sejak awal pernikahan, Vanila Anggraini sudah menegaskan satu hal: dia memilih childfree. Namun suatu malam, sepulang dari kantor, Vani disuguhi adegan perselingkuhan suaminya, Riki. Tepat di dapur rumah mereka sendiri. Vani hanya menyapa dingin, lalu mengunci diri di kamar, menangis sepuasnya. Dia patah hati, sekaligus sadar bahwa ego laki-laki untuk memiliki keturunan memang tidak akan pernah bisa dia penuhi. Vani menolak luka dan menjadi seorang workaholic. Di tengah tumpukan pekerjaan yang tiada habisnya itulah ia bertemu dengan Danuarta. Klien duda, anak satu. "Boleh aku panggil Ibu?" Vani sempat tertegun beberapa detik sebelum akhirnya tertawa garing, berusaha mencairkan kekakuannya sendiri. "Hahahaha... boleh, boleh banget, kok." Siapa sangka, tingkah absurd remaja itu justru pelan-pelan membuat keduanya dekat, persis seperti Ibu dan Anak. Tanpa sadar juga menarik Vani semakin jauh ke dalam kehidupan sang duda. Setelah setahun mengenal, Vani kembali mengenakan cincin di jari manisnya, juga resmi memegang peran baru yang paling ia hindari dulu. Menjadi seorang Ibu. 🥇 Metropop 🥈 Duda 🥉 Comedy

More details
WpActionLinkContent Guidelines