Disclaimer: Jangan Senyum! (END)

Disclaimer: Jangan Senyum! (END)

  • WpView
    Reads 398
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 84
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Aug 25, 2026
WpInfo
Fiction
Action and Thriller
Crime
Sports
Adventure
"Gue itu jenius, Anin. Tapi kalau lu udah ketawa receh kayak barusan, otak gue mendadak hilang sinyal." Bagi Arka Themis, rumus matematika paling rumit sekalipun masih bisa dipecahkan. Yang mustahil dicari logikanya cuma dua hal: kenapa dia betah memendam perasaan bertahun-tahun di zona friendzone, dan kenapa dia selalu panik setengah mati setiap kali melihat Anindita tersenyum. Di mata orang lain, Arka cuma cowok ekstrovert berisik, mageran, dan hobi marah-marah nggak jelas di wedangan malam kota Solo. Namun, di balik sikap tsundere akutnya, Arka adalah satu-satunya orang yang tahu rahasia tergelap Anin-rahasia dan luka yang disembunyikan cewek itu di balik tatapan tenang dan senyum manisnya. Sebuah kisah tentang cowok sumbu pendek yang merasa dirinya terlalu berantakan untuk membahagiakan orang lain, dan cewek pendiam yang diam-diam menggantungkan seluruh ketenangannya pada suara bising si cowok.
All Rights Reserved
#342
sliceoflife
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • CRUSH ON MY EMPLOYEE
  • TALISHA
  • NEALINE : Blood and Ice Cream
  • Why Not??
  • SAKAREA
  • Slowly [✓]
  • ALLEGRA - Dimana Hati Berlabuh (END)
  • Diary Bertali Luka
  • IMBROGLIO : Ketika Takdir Bermuara
  • One Night Wish

Chris Nav Jonathan adalah mahkota kerajaan bisnis PT. Alpa Nightsun Group, konglomerat terbesar di Asia. Sejak lahir, hidupnya adalah serangkaian angka nol di laporan keuangan, pertemuan puncak, dan kemewahan yang membosankan. Baginya, dunia adalah papan catur raksasa yang sudah ia kuasai sejak remaja. Sentuhan emas dan jet pribadi adalah bagian dari keseharian yang tak lagi berarti. Semua itu berubah saat ia melakukan kunjungan diam-diam ke anak perusahaannya, PT. Extella Group, untuk mengevaluasi performa. Di sanalah, di antara kubikel-kubikel yang sama dan wajah-wajah sibuk, matanya tertumbuk pada sebuah cahaya yang berbeda. Cyara Lavina, 20 tahun, adalah pemula yang baru tiga minggu bergabung. Dengan semangat yang masih membara dan senyuman tulus yang belum terkikis sinisme dunia korporat, dia seperti warna cerah di kanvas abu-abu. Chris, yang biasanya disembah dan ditakuti, kali ini tidak dikenali. Cyara mengira dia hanya supervisor dari kantor pusat yang sedang inspeksi. Dia memperlakukannya dengan santai, jujur, bahkan tanpa sengaja menegur Chris karena lupa memasang ID card. Perlahan tapi pasti, sikap polos dan kecerdasan alami Cyara meruntuhkan tembok tinggi yang Chris bangun selama hidup. Di depan wanita ini, dia bukan "Nav Jonathan, sang CEO", melainkan hanya Chris, seorang lelaki yang bisa tertawa lepas, dan terpana oleh cara Cyara melihat dunia dengan kagum. Namun, cinta mereka adalah ranjau. Hubungan atasan-bawahan, apalagi dengan jurang status yang sedemikian lebar, adalah bom waktu. akankah chris mampu mendapatkan Cyara dan melampaui perbedaan yang berada di tengah mereka?

More details
WpActionLinkContent Guidelines