Diary Keluarga Bromono

Diary Keluarga Bromono

  • WpView
    Reads 112
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 30
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 14, 2026
WpInfo
Fiction
Social Themes
Family Life
Coming of Age
Keluarga besar Bromono di Padang dan Jakarta diwarnai oleh dinamika unik dari orang tua pensiunan Polri yang disiplin, deretan anak-anak yang sebagian besar berkarier sebagai abdi negara dan mahasiswi dengan berbagai kebiasaan kocak, hingga cucu-cucu yang aktif dan menggemaskan. Mulai dari abang-abang polisi berkarakter "di luar nurul" yang hobi meledek adik-adik kuliahnya-seperti Stefi, Violita, dan Atrisa yang sekelas, Cantika si anak baru pindahan yang hobi skincare-an, hingga para ipar dan keponakan dengan tingkah polah khas mereka-semuanya melebur dalam satu atap dan lingkaran keluarga besar yang penuh warna, gelak tawa, serta kehebohan setiap hari.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lysander Lowell De Villiers
  • Luk Telu Belas
  • na ja [END]
  • Sastru Pinanganten
  • Jadi Anak Haram?
  • Ritual Rasa
  • "Liburan" Bonus Suami
  • ONESHOOT [BP]
  • ELION
  • Wismatama

Lysander Lowell De Villiers, anak bungsu dari empat bersaudara, lahir pada usia kandungan sang bunda yang baru menginjak 28 minggu. Ia datang ke dunia lebih cepat dari seharusnya-rapuh, kecil, dan nyaris tak terdengar suaranya. Sebuah kelahiran prematur, seolah hidupnya sejak awal sudah dimulai dengan perjuangan. Sejak pertama kali membuka mata di dunia, Lysander tidak pernah benar-benar tinggal di tempat yang bisa ia sebut rumah. Ia dibawa oleh kakek dan neneknya, dibesarkan dalam kehangatan sederhana, namun tanpa kehadiran seorang ibu. Sang bunda telah pergi untuk selamanya-tepat di hari yang seharusnya menjadi awal dari segalanya. Ia pun tumbuh jauh dari sosok yang seharusnya ia panggil "Papa"-seseorang yang bahkan tak pernah benar-benar ia kenal. Kini, di usianya yang ke-13, hidupnya mulai berubah ketika pria itu datang... dan membawanya pergi ke kehidupan yang asing, bersama saudara-saudara yang hanya terikat darah, bukan kenangan. -gambar by pinterest.

More details
WpActionLinkContent Guidelines