RUMAH TANPA SERAGAM (TWS)

RUMAH TANPA SERAGAM (TWS)

  • WpView
    Reads 504
  • WpVote
    Votes 50
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Sep 1, 2026
WpInfo
Fiction
Social Themes
Family Life
Culture and Identity
Romance
Bagi enam anak laki-laki itu, ayah mereka bukan sekadar seorang bapak. Ia adalah seorang tentara-tegas, disiplin, dan keras dalam mendidik. Tak ada kata manja, tak ada jalan pintas. Sejak kecil, keenam anaknya diajarkan untuk berdiri dengan kaki sendiri, bertanggung jawab atas pilihan mereka, dan menjadi laki-laki yang kuat. Di balik sikap kerasnya, sang ayah hanya ingin memastikan keenam anaknya mampu menghadapi dunia tanpa dirinya. Namun, semakin dewasa mereka, semakin sering rumah itu dipenuhi perdebatan, jarak, dan pilihan hidup yang berbeda. Enam anak dengan enam mimpi. Satu ayah yang selalu terlihat kuat. Sampai mereka menyadari bahwa ada alasan mengapa ayah mereka begitu keras selama ini. Karena terkadang, cara seseorang mencintai bukan dengan memeluk-melainkan dengan mempersiapkanmu untuk kehilangan tempat paling aman yang pernah kamu punya. Rumah Tanpa Seragam Tentang enam anak laki-laki, seorang ayah, dan rumah yang menyimpan terlalu banyak hal yang tak pernah sempat mereka katakan.
All Rights Reserved
#4
jihoon
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Our Unfinished Love
  • [BL] Daily Life Of 7 People Who Live Together
  • HOUSE NO 24 s2
  • PAPA NO NO
  • DASOM
  • Park's Family (Enhypen ft. Leowon)
  • ellipsism
  • AEGIS : The Chosen
  • Mistake
  • Together : 00's line

"Kau tau, aku bahkan selalu menunggu waktu ini. Aku menunggumu, sejak saat itu hingga detik ini" - Jaemin. "Aku memang melarikan diri, dari cinta yang sialnya sampai detik ini ia enggan hilang" Jisung

More details
WpActionLinkContent Guidelines