Bagi enam anak laki-laki itu, ayah mereka bukan sekadar seorang bapak.
Ia adalah seorang tentara-tegas, disiplin, dan keras dalam mendidik. Tak ada kata manja, tak ada jalan pintas. Sejak kecil, keenam anaknya diajarkan untuk berdiri dengan kaki sendiri, bertanggung jawab atas pilihan mereka, dan menjadi laki-laki yang kuat.
Di balik sikap kerasnya, sang ayah hanya ingin memastikan keenam anaknya mampu menghadapi dunia tanpa dirinya.
Namun, semakin dewasa mereka, semakin sering rumah itu dipenuhi perdebatan, jarak, dan pilihan hidup yang berbeda.
Enam anak dengan enam mimpi.
Satu ayah yang selalu terlihat kuat.
Sampai mereka menyadari bahwa ada alasan mengapa ayah mereka begitu keras selama ini.
Karena terkadang, cara seseorang mencintai bukan dengan memeluk-melainkan dengan mempersiapkanmu untuk kehilangan tempat paling aman yang pernah kamu punya.
Rumah Tanpa Seragam
Tentang enam anak laki-laki, seorang ayah, dan rumah yang menyimpan terlalu banyak hal yang tak pernah sempat mereka katakan.
All Rights Reserved