30 HARI

30 HARI

  • WpView
    Reads 30
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 15, 2026
WpInfo
Fiction
Social Themes
Abuse and Trauma
Mental Health and Neurodiverse
Grief and Bereavement
Klein mencintai dirinya sendiri. Makanya dia benci dengan hidupnya. ~~ Pelacur adalah kata yang melekat padanya. Klein hidup dengan kenyataan seperti itu. Ibu yang melacur demi uang. Ayah yang memilih mati agar ibu tidak melacur. Dan Klein yang menjadi pelacur mengikuti ibunya. Wanita, atau pria. Klein tidak menolak selama tubuhnya dapat dilihat oleh orang lain. Klein ingin semua orang melihatnya. Dia ingin semua orang melihat tubuhnya. Dia ingin... Dilihat. ~~ "Klein!" Klein melotot, "Kurang ajar lo bocah, panggil gue tuan!" Perlahan, Klein sadar. Dilihat dan ditertawakan oleh bocah dengan asal usul gak jelas, lebih baik daripada menyia-nyiakan hidupnya untuk dilihat oleh orang buta. WARNING! CERITA MENGANDUNG BAHASA VULGAR, YANG TIDAK COCOK BAGI SEBAGIAN PEMBACA. Ini terfokus tentang mc ya, jadi gak ada adegan yang berlebihan kayak hubungan atau apa gitu.
All Rights Reserved
#153
darkcomedy
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lysander Lowell De Villiers
  • Wismatama
  • ​Adopted? (I Wish) [END]
  • Sastru Pinanganten
  • "Liburan" Bonus Suami
  • (BL) The Emperor's Favorite Consort Changed Souls《暴君宠妃竟然换了芯子》END
  • Ritual Rasa
  • ELION
  • Transmigrasi  Ren
  • Setelah Mama Menikah [END]

Lysander Lowell De Villiers, anak bungsu dari empat bersaudara, lahir pada usia kandungan sang bunda yang baru menginjak 28 minggu. Ia datang ke dunia lebih cepat dari seharusnya-rapuh, kecil, dan nyaris tak terdengar suaranya. Sebuah kelahiran prematur, seolah hidupnya sejak awal sudah dimulai dengan perjuangan. Sejak pertama kali membuka mata di dunia, Lysander tidak pernah benar-benar tinggal di tempat yang bisa ia sebut rumah. Ia dibawa oleh kakek dan neneknya, dibesarkan dalam kehangatan sederhana, namun tanpa kehadiran seorang ibu. Sang bunda telah pergi untuk selamanya-tepat di hari yang seharusnya menjadi awal dari segalanya. Ia pun tumbuh jauh dari sosok yang seharusnya ia panggil "Papa"-seseorang yang bahkan tak pernah benar-benar ia kenal. Kini, di usianya yang ke-13, hidupnya mulai berubah ketika pria itu datang... dan membawanya pergi ke kehidupan yang asing, bersama saudara-saudara yang hanya terikat darah, bukan kenangan. -gambar by pinterest.

More details
WpActionLinkContent Guidelines