Until the Sea Brings You Home

Until the Sea Brings You Home

  • WpView
    LECTURAS 23
  • WpVote
    Votos 2
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mar, ago 18, 2026
WpInfo
Fanfic
EXO
Romance
Amor Destinado
Slow Burn
"Aku akan selalu menunggu kepulanganmu." - kim aheun " aku mencintaimu. Tapi maaf jika aku menduakanmu karna aku juga mencintai negara ini" - park haeryeon "buka matamu komandan park. kau berjanji kita semua akan pulang bersama" - jeon hyunseo " dia adalah komandan yang baik. demi keselamatan kami semua, dia rela menyerahkan dirinya.... dan memilih menjaga laut untuk selamanya." - jung ihyun "apa kau tau seberat apa kehidupan aheun tanpamu." - kim joonha
Todos los derechos reservados
#240
exo
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Love me or die
  • Obsession Overdose
  • SAIRISH
  • Given || Ju Jihoon
  • I'm Not Just a Figuran
  • Something... Emm🔞 (KNP)
  • Tetaplah Di Sisiku, Perawat...
  • Possessive Male Lead
  • PAMENGKU | NOMIN
  • Skripsi Dan Buku Nikah

"Gila! Axelio benar-benar sakit jiwa!" umpat Yura keras-keras pada kamar kosnya yang sepi. Bagaimana tidak? Axelio Valcrest, sang antagonis pria berdarah dingin, jatuh cinta pada pandangan pertama kepada Arcelia , si female lead yang berhati malaikat. Cinta yang semula indah berubah menjadi obsesi gelap yang mengerikan. Karena cintanya ditolak-sebab Arcelia mencintai sahabat kecilnya, Elvano sang male lead utama-Axelio tanpa ragu menghabisi Elvano dan mengurung Arcelia di dalam mansion mewahnya yang menyerupai sangkar emas. Namun, yang paling membuat Yura meradang adalah nasib tunangan Axelio, Ravena Dracarys. Sebagai antagonis wanita, Ravena begitu terobsesi pada Axelio. Puncaknya, hanya karena Ravena menampar Arcelia demi mempertahankan harga dirinya, Axelio tanpa belas kasihan mengeksekusi tunangannya sendiri. Perut Yura tiba-tiba berbunyi nyaring, memutus untaian kekesalannya. "Aduh, lapar lagi. Keluar bentar deh, di depan gang biasanya masih ada yang jual nasi goreng." Sambil bersenandung kecil untuk mengusir sepi, Yura berjalan menyusuri trotoar malam yang lengang. Dia baru saja hendak menyeberang jalan ketika seberkas cahaya silau memedihkan matanya dari arah samping. Tinnnnnnnnnnn! "Ravena... Sayang, bangun..." Gila! Gue transmigrasi?! jerit Yura dalam hati. "Axel, aku ingin membatalkan pertunangan kita." "Ravena Dracarys..." Axel berbisik rendah, suaranya terdengar seperti seringai iblis yang merayap di kulit. "Kau pikir... kau siapa bisa memutuskan untuk membatalkan pertunangan ini secara sepihak, hm?"

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido