Seni Mengawetkan Ingatan

Seni Mengawetkan Ingatan

  • WpView
    LECTURAS 13
  • WpVote
    Votos 3
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, sep 2, 2026
WpInfo
Ficción
Acción y Suspenso
Crimen
Psicológica
Misterio
​"Dosa tidak boleh menguap begitu saja bersama waktu. Dosa harus dipajang dan dirutuki sepanjang masa." ​Tiga pemuda melahirkan karya seni organ tubuh manusia yang diawetkan dalam cairan kimia. ​Ragil, Akio, dan Tagumpay memainkan peran berdasar keahlian masing-masing. Mereka bukan pembunuh. Mereka adalah seniman sekaligus pelaku yang teroganisir, dan bahan baku pameran mereka adalah organ-organ milik para penjahat terkeji yang tak tersentuh hukum. ​Namun, mengawetkan ingatan membutuhkan rencana-rencana yang brutal. Saat pameran seni paling tabu ini mulai tercium publik, ketiganya harus memilih: menjadi legenda yang mengubah arah keadilan, atau menyerah pada sistem yang terus menekan mereka.
Todos los derechos reservados
#71
romace
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • NEALINE : Blood and Ice Cream
  • Stuck Between The Pags
  • Second House√
  • Hello, Mr. Mafia!
  • Welcome Home, Guiliano.
  • Cinta Yang Tumbuh Bersama
  • XAVIER : The Silent Guardian
  • AVISENA
  • SALAH OBAT
  • Side Character Syndrome

Dia dibuang oleh darahnya sendiri. Diselamatkan oleh musuh keluarganya. Diawasi oleh bayang-bayang masa lalunya. Nealine Drakfire. Putri dari organisasi pembunuh paling ditakuti: Wolven. Dalam satu malam, ia difitnah, diburu, dan dinyatakan mati. Tujuannya hanya satu: Menjadi gadis normal yang hobi makan es krim. Dan demi mencapai tujuan itu ia harus menumpahkan bayak darah. Tetapi ... takdir bercanda terlampau kejam. Nealine tidak bisa benar-benar menjadi normal. Ia terjebak diantara dua pria yang rela mati demi melindunginya. Dan ... semakin mereka mencintainya, semakin dalam pula luka yang harus ditanggung. Ia harus memilih, antara pria yang dianggapnya rumah? atau pria yang rela menunggunya di dalam bayang-bayang selama tiga belas tahun? Mencintai adalah pilihan. Dan disetiap pilihan ada darah. Dan rasa darah tidak manis seperti es krim yang disukainya. ... Copyright © 2026 alyzd23. All rights reserved.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido