We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Setiap Ledakan Membawaku Kembali

Setiap Ledakan Membawaku Kembali

  • WpView
    Reads 2
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 16, 2026
WpInfo
Fiction
LGBTQIA+
Gay
Queer
Mystery
Narev Aksantara nggak pernah lupa malam itu. Malam ketika suara pistol terdengar berkali-kali, malam ketika rumahnya berubah jadi tempat terakhir dia melihat kedua orang tuanya. Sejak saat itu, suara tembakan dan ledakan bukan lagi sekadar suara buat Narev. Setiap kali suara itu terdengar, tubuhnya langsung gemeteran. Napasnya berantakan, tangannya dingin, dan pikirannya kembali ke malam yang sama. Dia cuma pengen hidup normal. Sampai Evan Zayendra datang. Evan nggak pernah maksa Narev buat cerita. Dia cuma tetap tinggal setiap kali Narev ketakutan, bahkan saat Narev sendiri nggak tahu gimana cara menjelaskan rasa sakitnya. Tapi semakin dekat mereka, semakin banyak hal tentang malam itu yang mulai terbuka. Dan Narev akhirnya sadar... mungkin yang selama ini dia takuti bukan cuma suara ledakan. Tapi kenyataan tentang apa yang sebenarnya terjadi pada kedua orang tuanya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dua Langit Berbeda
  • ATMA FATAMORGANA
  • GAREL ; POSESIF BROTHER
  • MOTHER
  • Unexpectedly Yours
  • BOUND WITHOUT LOVE (END)
  • Gila!?, Gue Jadi Kucing?! (Hiatus)
  • My Step Mom? [END] ✔️
  • The Place You Left Me (Menuz) [END]
  • Stealing My Husband

Dua anak kembar yang terpaksa terpisah sejak tangis mereka pertama kali terdengar di bumi-sang ibu membawa Saka, sang ayah membawa Kael. Satu tumbuh dalam kehangatan dan prestasi, dikelilingi senyum dan harapan. Satu lagi belajar bertahan di rumah yang keras, memeluk mimpi di dalam air, lalu kehilangannya oleh tangan yang seharusnya melindungi. Mereka hidup di dunia yang sama, bersekolah di tempat yang sama, bahkan memiliki wajah yang hampir serupa. Namun tidak pernah tahu bahwa darah yang mengalir di tubuh mereka berasal dari luka yang sama. Ini adalah kisah tentang keluarga yang retak, mimpi yang dipatahkan, dan dua saudara yang berjalan berdampingan tanpa pernah benar-benar bertemu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines