Menceritakan kisah Por, seorang pangeran dari Kerajaan Fiore yang sejak lahir tidak pernah diinginkan oleh kedua orang tuanya dan selalu di kucilkan. Ia dianggap sebagai anak kutukan yang dipercaya akan membawa bencana bagi kerajaan.
Meski hidup dalam hinaan dan tatapan penuh kebencian, Por tetap tumbuh sebagai sosok yang ceria, baik, dan lembut. Satu-satunya teman yang selalu menemaninya adalah Toben, anjing kesayangannya yang menjadi sahabat sekaligus teman bermainnya.
Di balik kesepian itu, Por menyimpan perasaan kepada Teetee Wanpichit, pangeran dari Kerajaan Northgrave di wilayah utara. Por berulang kali mencoba menarik perhatian Teetee dengan rayuan dan tingkah jahilnya. Namun, semua usahanya sia-sia karena hati Teetee telah diberikan kepada saudaranya sendiri.
Por tetap tersenyum, meski hatinya perlahan terluka.
Hingga suatu insiden terjadi dan menghancurkan seluruh kebahagiaan yang selama ini ia miliki.
Senyum Por menghilang. Cintanya berubah menjadi kebencian, dan luka yang selama ini ia sembunyikan berubah menjadi dendam kepada Kerajaan Fiore, tanah kelahirannya sendiri.
Por meninggalkan kerajaan dan mengurung dirinya di tempat yang gelap, jauh dari cahaya dan manusia. Ia tidak lagi ingin menjadi pangeran yang dicintai. Ia hanya ingin membalas semua orang yang pernah mengusik hidupnya.
Bahkan ia bersumpah akan membunuh dan memakan siapa pun yang menghalangi jalannya.
Di tempat persembunyiannya, terdapat ribuan tengkorak, yang sudah ia habisi dan ia makan, tulang belulang yang menjadi simbol hati Por.
Dari seorang pangeran yang selalu tersenyum, Por berubah menjadi sosok yang bersembunyi dalam kegelapan.
#teeteepor
❌𝘿𝙞𝙡𝙖𝙧𝙖𝙣𝙜 𝙥𝙡𝙖𝙜𝙞𝙖𝙩 𝙩𝙞𝙙𝙖𝙠 𝙗𝙤𝙡𝙚𝙝 𝙘𝙤𝙥𝙮 𝙥𝙖𝙨𝙩𝙚.❌
All Rights Reserved