Nara Clarisya selalu percaya bahwa lingkaran pertemanannya adalah tempat paling aman, meski tak pernah ada yang percaya saat ia mengaku seorang "introvert". Bagi orang luar, Nara adalah sosok yang ramah, hangat, dan mudah berbaur dengan siapa saja. Namun di balik sikap "friendly"-nya, Nara sebenarnya "friendless"-ia bisa mengenali banyak orang, tetapi hanya mengizinkan sedikit sekali jiwa untuk benar-benar masuk ke dalam dunianya. Tanpa aksesoris berkilau atau penampilan mencolok, Nara tampil polos dan apa adanya sejak berseragam SMP hingga menginjak bangku SMA.
Dunia kecil Nara diisi oleh dua sosok yang selalu membuat harinya bising: Gavin Arkan, sahabat lelakinya dari SMP yang ceplas-ceplos, tak bisa menjaga rahasia, dan hobi maraton anime; serta Kezia Vanya, sahabat perempuannya yang childish, jahil, dan selalu punya ide gila mengedit foto-foto konyol mereka menjadi video meme. Ketiganya adalah paket lengkap yang tak terpisahkan.
Namun, perpisahan kecil harus terjadi saat menginjak masa SMA. Kezia harus pindah sekolah ke luar kota, menyisakan ruang kosong di antara Nara dan Gavin. Di masa inilah Chelsie Dania hadir kembali. Chelsie sebenarnya bukan orang baru-ia adalah bagian dari teman seangkatan berenam mereka saat SMP. Namun di SMA, Chelsie yang santai dan hangat secara alami mengisi kekosongan itu, membaur rapat menjadi geng baru bertiga bersama Nara dan Gavin.
Kehidupan SMA Nara makin berwarna saat ia aktif di ekstrakulikuler Pramuka. Sebagai murid kelas tiga, ia sempat berkenalan biasa dengan Rehan Elvano, adik kelas satu yang polos dan sopan. Kala itu, Rehan hanyalah sosok "adek-adean" tempat berbagi sapaan ringan di lapangan sekolah, tanpa Nara sadari bahwa lelaki itulah yang kelak akan menjadi bagian paling manis-sekaligus paling membakar-dalam hidupnya saat melangkah ke jenjang kuliah nanti.
All Rights Reserved