The Shadow Play: Taktik sang Lemah

The Shadow Play: Taktik sang Lemah

  • WpView
    LECTURAS 13
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Partes 5
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, ago 17, 2026
WpInfo
Ficción
Fantasía
Isekai y Reencarnación
Fantasía Oscura
Alta Fantasía
Kyouka Suigetsu berdiri di sudut aula besar. Rambut hitam pekat dan mata merah darah miliknya selalu menjadi bahan cemoohan. Sebagai anak kesembilan dari seorang Duke, ia dianggap sebagai noda keluarga dan makhluk yang lemah. Namun, tak ada yang tahu bahwa di balik tatapan remeh itu, ia menyimpan kekuatan tersembunyi yang kelak mengguncang dunia. Langkah kakinya tidak terdengar saat ia berjalan menyusuri koridor dingin mansion. Setiap kali berpapasan dengan pelayan atau saudaranya, tatapan jijik selalu mengarah padanya. Kyouka hanya tersenyum tipis, sebuah senyuman misterius yang menyembunyikan badai besar di dalam dirinya. Baginya, panggung sandiwara sebagai "si lemah" ini justru menjadi tempat terbaik untuk mengamati kelicikan orang-orang di sekitarnya sebelum waktu yang dinanti itu tiba.Tiba-tiba, keheningan di dalam kamar itu pecah oleh suara ketukan keras di pintu. Aura hitam dan merah yang tadi menyelimuti ruangan langsung lenyap dalam sekejap mata, kembali masuk ke dalam tubuh Kyouka seolah tidak pernah terjadi apa-apa."Kyouka! Buka pintunya!" seru sebuah suara yang sangat familiar dari luar. Itu adalah suara salah satu pelayan pribadi kakak ketiganya, yang selalu datang hanya untuk menyampaikan perintah bernada merendahkan atau tugas-tugas berat yang sengaja diberikan untuk menyiksanya.Kyouka mengubah ekspresi wajahnya dalam sekejap, memasang kembali topeng pemuda lemah yang rapuh dan penakut. Ia melangkah perlahan, lalu membuka pintu dengan kepala sedikit tertunduk. Di ambang pintu, pelayan itu berdiri dengan berkacak pinggang dan menatap Kyouka penuh penghinaan, siap menyampaikan pesan yang akan mengubah malam tenang Kyouka menjadi awal dari badai yang sesungguhnya.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • AS : The Side Character's Rebirth
  • The Unwritten Lady
  • Hanya Ingin Menjalani Hidup Santai dan Menunggu Kematian,
  • Sin of The Villainess
  • Rumah Untuk Sang Tiran
  • Ibu Tiri Menolak Mati di Kehidupan ke-7
  • I Became the Villain's Nursemaid
  • A Family of Villains
  • Transmigrasi: The Villain's Stepmother
  • Aveline Beyond Her Fate

Aira Ysolde Luthien Gadis cantik yang tidak pernah menjadi siapa-siapa. Tidak ada satupun orang di samping Aira yang menemani saat hembusan nafas terakhirnya, tidak ada adegan tangisan dari teman, saudara, maupun keluarganya ketika ia pergi. Hanya ranjang rumah sakit, langit mendung, dan buku catatan yang tidak pernah membuatnya kesepian. Tapi kematiannya bukan akhir untuk Aira... Ia membuka mata dalam tubuh Seraphine Mireille Cézanne-seorang figuran yang hanya disebut sekali dalam novel yang dulu sekali pernah ia baca. Dunia ini masih dunia yang isinya sama. Ada Sekolah, tawa, hujan, dan langit biru yang sama. Tapi kali ini...Di dunia ini, Aira diberi pilihan untuk hidup sebagai Seraphine, bukan sebagai bayangan. Dikelilingi oleh anggota dari Geng Eagle, heroine cerita, Thalassa Nyx Virellin. dan sang antagonist Arvenna Lys Valesque. Seraphine tidak ingin mengubah takdir orang lain. Ia hanya ingin menemukan miliknya. Namun kehidupan ini bukanlah cerita novel lagi. Dan kadang, figuran pun bisa mengguncang alur yang telah ditulis sebaik mungkin oleh penulis. **** ~ Highest Rank ~ #2 figuran 22/04/2025 #3 dunianovel 20/04/2025 #3 sekolah 26/04/2025 #2 secondchance 27/04/2025 #1 geng 2/05/2025 #1 antagonist 17/05/2025 #1 cantik 24/05/2025 #1 school 19/06/2025 #1 protagonist 12/11/2025

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido