If I Cloud See You Again

If I Cloud See You Again

  • WpView
    Leituras 0
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Capítulos 1
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização seg, ago 17, 2026
WpInfo
Fanfic
Seventeen
Aku terduduk diam di balik kaca minimarket, menatap ke arah jalanan yang sibuk. Di seberang, toko cokelat sedang ramai-ramainya-antrean orang-orang yang merayakan White Day meluber hingga ke trotoar, membawa kotak-kotak berpita merah dan tawa yang samar. Aku mengaduk minumanku yang mulai mencair, membiarkan pikiranku melayang di antara riuh yang tak menyentuhku. Sampai suara lonceng di atas pintu minimarket berdenting. Bersamaan dengan dorongan angin dingin dari luar, sebuah aroma terhantar-halus, familiar, dan menusuk ingatan. Wanginya masih sama persis seperti dia. Jantungku melonjak. Aku menoleh dengan terburu-buru, berharap menemukan wajah yang selama ini selalu kunantikan di tiap pergantian musim.
Todos os Direitos Reservados
#916
au
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • TOUCH-ME-NOT [keonhyeon]
  • I'm Not Just a Figuran
  • Given || Ju Jihoon
  • Your Daddy My Husband
  • A House Between Us
  • Rewriting The Villain (END)
  • PAMENGKU | NOMIN
  • Tokoh Pendukung Wanita
  • Possessive Male Lead
  • Obsession Overdose

Satu kampus tahu kalau Kenan Abyasa adalah benteng kokoh Fakultas Teknik yang tidak tersentuh. Dia tampan, perfeksionis, bermulut ketus, dan punya aturan mutlak yang tidak boleh dilanggar siapa pun: jangan pernah menyentuh fisiknya secara sembarangan. Tapi, aturan itu seolah tidak berlaku bagi Seva Ananta. Sebagai mahasiswa FEB yang modis, wangi, dan dipenuhi pesona centil yang menggemaskan, Seva sengaja menjadikan Kantin Pusat sebagai medan perang hariannya. Mulai dari sengaja mengantarkan minuman manis, memanggil dirinya sendiri dengan sebutan nama, hingga gestur natural menyelipkan poni ke belakang telinga demi memancing perhatian sang pujaan hati. Semua orang mengira Seva akan segera didepak oleh sifat dingin Kenan. Namun di balik layar, saat tidak ada pasang mata yang melihat, justru cowok kaku itulah yang selalu memegang kendali; dengan sengaja menarik kerah kemeja Seva agar mendekat, atau menahan pinggang si gembul itu sedikit lebih lama agar tidak berpaling ke orang lain. Karena bagi Kenan, aturan Touch-Me-Not miliknya punya satu pengecualian besar, dan nama pengecualian itu adalah Seva.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo