Fall in Love

Fall in Love

  • WpView
    Reads 66
  • WpVote
    Votes 20
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 21, 2026
WpInfo
Fiction
LGBTQIA+
Gay
Baca aja baca
All Rights Reserved
#741
love
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Jinu, I Love You [BL LOKAL]
  • Preman Desa [ongoing]
  • displacement [ bxb] Netjj
  •  𝗥𝗼𝘆𝗮𝗹 𝗣𝗮𝗶𝗻 𝗜𝗻 𝗠𝘆 𝗝𝗮𝗸𝘀𝗲𝗹 𝗛𝗲𝗮𝗿𝘁
  • Duda desa ku | bllokal (On-going)
  • Ritual Rasa
  • Pangayoman
  • JANJI LELUHUR
  • Dalem, Dek Lathif [NEW]
  • konco? |bxb

Update setiap hari !! Jam 17.00 wita Gimana rasanya kalau orang yang paling kamu benci di masa SMA-yang kamu injak harga dirinya, yang kamu buat jatuh sehancur-hancurnya-tiba-tiba jadi atasanmu di kantor? Itulah yang sekarang dirasakan Arjuna Subrata. Dulu, dia raja di sekolah. Kaya, populer, semua orang tunduk. Semua... kecuali satu: Zhinuarga Levian (Jinu). Cowok pendiam, kutu buku, yang jadi sasaran empuk untuk dibully, dicaci, bahkan dijatuhkan hingga kehilangan segalanya. Waktu bergulir. Arjuna tetap tampan dan berpengaruh, tapi hidupnya kosong dan tak punya arah tujuan. Sampai sang ayah memaksanya bekerja di perusahaan keluarga-Subrata Corp. Dan di sana, kenyataan paling pahit menantinya: atasannya kini adalah Jinu. Bukan lagi cowok lemah yang bisa diinjak. Sekarang, Jinu berdiri tegak. Dingin. Cerdas. Tak tersentuh. Tatapannya tenang tapi menyimpan luka yang belum sembuh. Dan setiap instruksi yang ia berikan terasa seperti balas dendam yang dibungkus profesionalisme. Arjuna ingin marah, tapi tak bisa. Ia terperangkap. Terpaksa menahan semua ketegangan... sampai satu hal terjadi: dari benci yang membara, tumbuh sesuatu yang lebih berbahaya-perasaan. Dan Jinu? Ia pun mulai goyah. Dendam masa lalu tak lagi terasa sekuat dulu. Tapi haruskah ia memaafkan seseorang yang dulu menghancurkannya? Atau justru... membiarkan perasaannya tumbuh diam-diam?

More details
WpActionLinkContent Guidelines