A Deal We Shouldn't Make

A Deal We Shouldn't Make

  • WpView
    Reads 1,982
  • WpVote
    Votes 481
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Oct 4, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Workplace
Erotica
Billionaires and CEOs
Sebagai seorang marketing, ia terbiasa mengejar klien, menghadapi penolakan, dan memenuhi target yang mustahil. Namun satu hal tidak pernah masuk dalam KPI-nya: menarik perhatian direktur perusahaan sendiri. Sang direktur terkenal dingin, perfeksionis, dan alergi terhadap drama kantor. Sampai sebuah perjalanan bisnis membuat batas profesional mereka perlahan runtuh. Masalahnya, mereka sama-sama tahu hubungan itu seharusnya tidak terjadi. Dan semakin mereka berusaha menganggapnya sebagai kesalahan kecil, semakin sulit membedakan mana urusan pekerjaan dan mana urusan hati.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Luruh di Batas Salah
  • Luka di Balik Jas Armani (ON GOING)
  • Dua Cincin
  • Florencia ✓
  • Hacked Heart
  • Bersenyawa
  • Ada Dia di Antara Kita ✅
  • Sewindu Merindu
  • Starry Eyes | Simply Loving You
  • Married, Whatever!

Allegra punya segalanya, paras menawan, masa depan cerah, dan kekasih yang mencintainya tanpa batas. Tapi semua itu berubah sejak sore di Pondok Indah, ketika ia bertemu Jandro, kakak dari kekasihnya sendiri. Jandro datang dengan ketenangan yang berbahaya. Pria matang, tenang, dan penuh kendali, kebalikan dari Yogi yang muda dan penuh semangat. Dan di balik tatapan mata Jandro, Allegra menemukan sesuatu yang tak pernah ia dapatkan dari siapa pun: kedamaian... sekaligus dosa. Hubungan terlarang itu tumbuh dalam diam. Di antara rasa bersalah dan hasrat yang tak bisa padam, Allegra terjebak antara dua dunia, cinta yang benar dan cinta yang tak seharusnya ada. Ketika semua akhirnya terungkap, Allegra harus memilih: menebus kesalahannya, atau hancur bersama ketenangan yang selama ini justru menenggelamkannya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines