Painkiller

Painkiller

  • WpView
    Reads 7
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Aug 20, 2026
WpInfo
Fiction
Social Themes
Discrimination and Bullying
Growth and Self-Discovery
Action and Thriller
⚠️18+ Warning | Violence, manipulation, blood, mental problems ⚠️ 🚫 NO ROMANCE/BUKAN CERITA ROMANSA 🚫 --- Dayn menyalakan korek api di bawah punggung tangan Luor, mengujinya. Normalnya, manusia akan panik, berusaha memberontak, melarikan diri dari ancaman atas dasar insting bertahan. Namun, Luor tak melawan. Tubuhnya mengejang, keringat dingin bersimbah bersamaan dengan rasa sakit yang menyebar di seluruh sistem sarafnya. Tapi ia tidak memalingkan wajah. Mata sayunya yang memerah tidak menangis. Hanya membalas dengan tatapan kosong yang muak. "Sakit?" Bisik Dayn dingin. Luor kepayahan, namun tersenyum menantang di tengah ringisannya. "Tidak sesakit kau yang berjuang sampai mati tapi tetap tak dipedulikan oleh keluarga hebatmu." --- Di mata semua orang, Dayn Travies adalah definisi kesempurnaan. Ketua OSIS karismatik, murid teladan juara paralel, dan sosok yang punya disiplin dan kendali diri tinggi. Ditambah asalnya dari keluarga Travies yang terpandang dan disegani di dunia akademik. Namun, semua itu hanyalah topeng yang ia rawat dengan ketelitian untuk menyembunyikan jiwa yang haus akan pengakuan. Topeng yang tak berguna di depan Luor Deventine. Anak yang jiwanya sudah terlanjur mati rasa dan lelah dengan dunia. Normalnya, saat disakiti, manusia melindungi diri. Namun saat gerombolan pem-bully menghajar Luor di sekolah, ia hanya menerima pukulan dan tendangan dengan kepasrahan yang tak waras. Rasa penasaran Dayn muncul saat melihat Luor, memicunya untuk bereksperimen, mencari batas di mana insting manusia Luor akan muncul. Dayn memang dapat menyakiti fisik Luor separah apapun, tapi tidak pernah benar-benar bisa menyakiti jiwanya. Dan hanya Luor yang mampu membuatnya lepas kendali hanya dengan kata-kata. Di antara lebam tubuh, luka dan dua butir pil antinyeri yang ditukar tanpa kata di tengah malam, kesadaran tumbuh di antara mereka : mereka saling membunuh luka satu sama lain. Menjadi penyebab satu sama lain bertahan. ---
All Rights Reserved
#1
mentalproblems
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ELION
  • Lysander Lowell De Villiers
  • na ja [END]
  • Ritual Rasa
  • Wismatama
  • "Liburan" Bonus Suami
  • ONESHOOT [BP]
  • Jadi Anak Haram?
  • Sastru Pinanganten
  • Luk Telu Belas
ELION

Di mata dunia, Elion G.V adalah sebuah mahakarya. Parasnya perpaduan ganteng dan cantik yang tak masuk akal begitu simetris sampai sering dikira karakter manhwa yang hidup. Binar matanya yang jernih dan kesan rapuhnya selalu berhasil memancing insting protektif siapa saja di sekelilingnya. Namun bagi sang penguasa, Elion adalah jiwanya yang hilang. Tubuh seindah ukiran itu merupakan wadah reinkarnasi Anatasia, kekasih abadi yang tewas tragis seribu tahun silam. Sang penguasa telah menanti dalam siksaan abadi selama ribuan tahun, bertaruh pada takdir demi bisa mendekap kembali jiwa yang sama. semua orang mengira Elion terlahir kembali sebagai sosok polos tanpa menyadari benang merah masa lalu yang kini kembali mengikat hidupnya. ____ •OllieshuyuanArea • TianyuanArea •Bxb Cerita nya kebanyakan menye² kalau gak suka skip aja

More details
WpActionLinkContent Guidelines