Project Zenith: The Mutant Awakening (A Sequel to Shichisei Tōshin Guyferd)

Project Zenith: The Mutant Awakening (A Sequel to Shichisei Tōshin Guyferd)

  • WpView
    Leituras 908
  • WpVote
    Votos 54
  • WpPart
    Capítulos 10
WpMetadataReadMaduroEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização qua, set 16, 2026
WpInfo
Ficção
Ficção Científica
Super-heróis
Robôs e IA
Guerra e Forças Armadas
Mereka menjanjikan kebugaran dan potensi fisik maksimal. Mereka tidak pernah bilang bahwa 'maksimal' berarti tidak lagi menjadi manusia Di bawah gemerlap lampu malam Jakarta, sebuah korporasi bayangan merilis aplikasi kesehatan revolusioner: GoodFit. Dilengkapi dengan smartband biometrik canggih yang dibagikan secara gratis, aplikasi ini dengan cepat merajai pergelangan tangan jutaan anak muda di ibu kota. Bagi Karina, seorang pegawai agensi kreatif berusia 24 tahun, perangkat ini hanyalah tren gaya hidup biasa untuk menjaga kebugaran di tengah kesibukan. Namun, di balik antarmuka yang modern dan algoritma yang mutakhir, perusahaan itu secara diam-diam memanen data medis, struktur genetik, dan ketahanan fisik penggunanya secara real-time. Mereka tidak sedang mencari orang sehat. Mereka sedang memburu kandidat yang sempurna. Tiga puluh tahun setelah kehancuran sindikat gelap Crown di Gunung Fuji, kengerian eksperimen manusia kembali bangkit dari abunya. Era perburuan acak di jalanan yang sepi telah usai; penculikan kini dilakukan dengan presisi digital melalui layar smartphone. Mereka yang terpilih diculik dalam senyap di tengah malam, diseret ke laboratorium bawah tanah, di mana tubuh mereka diubah menjadi makhluk mutan dengan kekuatan super yang tak tertandingi. Dunia mengira pahlawan legendaris Guyferd telah memusnahkan ancaman monster ini tiga dekade yang lalu. Mereka salah besar. Bahaya itu tidak mati, melainkan berevolusi. Di era digital ini, organisasi jahat tidak lagi bersembunyi di balik bayang-bayang. Mereka ada di pergelangan tanganmu, memantau setiap langkahmu, dan melacak detak jantungmu. Sebuah dark sci-fi thriller dan sekuel spiritual dari semesta Tokusatsu Shichisei Tōshin Guyferd. Update setiap Senin, Rabu, dan Jumat CONTENT WARNING: Novel ini mengandung unsur kekerasan eksplisit, manipulasi psikologis, body horror, dan tema dewasa (21+). Harap bijak dalam membaca. Tidak suka silakan SKIP, tidak usah report!
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Hasrat & Gairah: The Great Shift
  • "High School Demon King." ( End )
  • The Besties: Nightmare Internship
  • WABAH
  • Love beyond the Octagon
  • The Chaos We Call Home
  • Hasrat & Gairah 2
  • The Brides of Demon
  • Karina Supremacy
  • ii) SAVING GAME [97L]✔

[Update: Sabtu - Minggu] Di bawah langit Amsterdam yang kelabu, sebuah mahakarya baru saja dimulai. Bejana terakhir telah ditemukan. Orkestra besar kini siap dimulai. Ia kembali ke Belanda dengan identitas Luna van der Zee. Seorang perempuan muda berwajah anggun, pewaris sah sebuah dinasti alkemis yang disegani. Namun di balik sepasang matanya yang tenang, tersimpan esensi yang jauh lebih purba. Ia bukan sekadar keturunan. Ia adalah Hendrik, yang memanfaatkan wadah barunya untuk menyusup masuk kedalam kaum elit Belanda. Di antara kanal-kanal Amsterdam yang dingin dan kabut pagi yang enggan pergi, Hendrik mulai menyusun kepingan terakhir untuk memicu The Great Shift. Dengan tutur kata yang sopan dan gerak-gerik yang terukur, ia memanipulasi frekuensi di sekelilingnya. Menempatkan setiap wadah pada posisi yang semestinya, mengarahkan setiap isi menuju pasangannya yang paling serasi. Tidak boleh ada ruang untuk kesalahan; dunia yang telah lama retak harus diatur ulang agar isinya terasa lebih... cocok. Di kota tempat sejarah mengendap dalam tiap batu bata tua, sebuah pergeseran agung sedang menanti untuk dipentaskan. Sebab bagi sang arsitek yang telah berganti raga berkali-kali, identitas bukanlah hal sakral. Identitas hanyalah soal seberapa tepat sebuah isi menyesuaikan diri dengan wadahnya. "Semuanya sudah siap. Mari kita lihat, apakah semesta ini sanggup menampung harmoni yang baru."

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo