Fahri tak menyangka, tiba-tiba dijodohkan dengan sepupu sendiri. Iya, sepupu. Dinda namanya. Sepupu yang juga terpaksa menerima dengan pasrah Fahri untuk menjadi suaminya karena merasa berhutang budi pada uminya Fahri. Tadinya Dinda berharap mereka bisa saling mencintai setelah menikah. Namun, ketika mendengar Fahri menggumamkan panggilan sayang terhadap mantan kekasihnya ketika ia tertidur setelah malam pertama mereka, Dinda membangun tembok tinggi, agar tak tersakiti. Sementara itu, ada Gibran. Laki-laki yang pernah disukai Dinda dari masa putih abu-abu, hingga mengenakan jas almamater universitas ternama di Jogjakarta. Laki-laki yang masih saja bersikap baik meskipun tau cintanya tak bisa diteruskan lagi karena Dinda telah menikah dengan Fahri. Sikap Gibran seperti itu membuat hati Dinda mendua dalam diam. Akankah Fahri akan mampu melepas masa lalunya bersama Priska? Atau malah melepaskan masa depannya bersama Dinda yang kembali mulai dekat dengan Gibran?
More details