ELSEWHERE

ELSEWHERE

  • WpView
    Reads 75
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published about 18 hours ago
WpInfo
Fiction
Fantasy
Magical Kingdoms
Romance
Happy Ending
Riven Kael Veyr kehilangan kedua orang tuanya secara misterius. Begitu pula dengan Aren Lucian Ardel-musuh yang selalu saja mengusik kehidupan tenangnya. Seharusnya hari itu menjadi hari ketika Riven akhirnya menemukan petunjuk tentang keberadaan kedua orang tuanya. Namun, sebuah kabut hitam menelannya. Dan sialnya, Aren ikut terseret bersamanya. Keduanya terbangun di sebuah dunia yang benar-benar asing. Mereka hanya punya satu tujuan: pulang. Sampai mereka bertemu Nara Elise Morgan. Perempuan manusia yang entah bagaimana berhasil membuat dua musuh bebuyutan itu jatuh berlutut. Dan sejak saat itu, semuanya menjadi jauh lebih rumit. Kecemburuan. Rasa ingin memiliki. Pengkhianatan. Cinta yang perlahan berubah menjadi obsesi. Sementara sedikit demi sedikit, rahasia tentang dua dunia mulai terungkap-termasuk alasan sebenarnya mengapa Riven dan Aren bisa sampai di sana. Tiga hati, dua dunia, dan cinta yang membuat mereka lupa ke mana seharusnya mereka pulang. Jika akhirnya mereka menemukan jalan untuk pulang, apakah mereka masih ingin pulang? Reverse harem
All Rights Reserved
#71
mystery
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ibu Tiri Menolak Mati di Kehidupan ke-7
  • The Doctor Beyond the Kingdom
  • The Unwritten Lady
  • I Became the Villain's Nursemaid
  • The Mad Marchioness of Obsidia
  • Transmigrasi: The Villain's Stepmother
  • Sin of The Villainess
  • Rumah Untuk Sang Tiran
  • Distopia in the Moonlight (TAMAT)
  • A Family of Villains

Enam kali mati dibunuh tepat di usia 22 tahun. Di kehidupan ketujuh, Ravenna menolak menjadi mangsa. Sebagai seorang mantan pendidik, Ravenna tahu cara terbaik menghukum orang bodoh bukanlah dengan air mata, melainkan dengan merampas apa yang paling mereka hargai. Maka, ia membatalkan pertunangannya dengan Putra Mahkota secara elegan, mengosongkan brankas ayahnya, dan menyerahkan diri kepada pria paling berbahaya di benua itu-Grand Duke Alaric von Blackwood, sang Monster Utara. Tawarannya sangat sederhana: "Jadikan aku istri kontrak selama lima tahun. Aku akan mendidik dua anakmu dan menjadi perisai politik dari hukum Istana. Setelah anak-anakmu aman, ceraikan aku dengan pesangon emas." Bagi Ravenna, ini hanyalah transaksi bisnis. Ia hanya ingin selamat dari maut dan pensiun dengan tenang. Namun, logika dan rencananya gagal meramalkan satu hal... Dua anak tiri yang konon 'monster' itu kini menangis memeluk kakinya, enggan dilepaskan. Sementara sang Grand Duke yang terkenal berhati beku? Pria itu menatap Ravenna dengan sorot posesif yang menggelapkan akal sehat. "Kau yang memulai permainan ini, Istriku. Jangan harap aku akan melepaskan apa yang sudah menjadi milikku."

More details
WpActionLinkContent Guidelines