Elara selalu membenci orang orang yang terus memanggilnya Lara.
Baginya Lara bukan hanya sebuah panggilan yang mempermudah penyebutan namanya, tapi juga sebuah doa yang tidak pernah ingin Elara dapatkan. Yaitu Sakit, penderitaan, dan trauma.
Hingga Elara, sekejap menemukan satu cahaya yang sekilas hinggap di hidupnya yang gelap.
"Tolong... "
"Di kamusku tidak ada pertolongan yang gratis. "
"Tolong aku, ku mohon, aku akan membayarnya dengan apapun yang aku punya. "
"Apapun?"
"Ya, apapun. "
Elara tidak tahu, Arti apapun dari isi kepala antara mereka berdua apakah benar benar sama?
Dan Apakah semua ini adalah pertolongan?
Atau hanya kehancuran yang tertunda?.
#Rank#
#1 Malaikat.
#1 Helper
#3 Pengkhianat
#4 Lara
#9 psycho
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang